Efek Karhutla, Udara Kalteng dan Riau Sore Ini Berbahaya!

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 16 Sep 2019 17:53 WIB
Ilustrasi kabut asap. (Foto: Antara Foto/Rony Muharrman)
Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Riau berdampak pada kualitas udara. BNPB menyatakan udara di kedua wilayah itu berbahaya.

Berdasarkan data dari BNPB, Senin (16/9/2019) per pukul 16.00 WIB, terdapat 513 titik api di Kalteng dan 58 titik api di Riau. Kebakaran itu menimbulkan asap sehingga udara menjadi berbahaya.

Masih berdasarkan data dari BNPB, kualitas udara di Kalteng berada pada angka 1.939 alias berbahaya. Sedangkan kualitas udara di Riau berada di angka 339, yang juga berbahaya.


Data kebakaran hutan 16 September 2019Data kebakaran hutan 16 September 2019. (Foto: dok. BNPB)


Buruknya kualitas udara di kedua wilayah itu juga ditampilkan AirVisual. Berdasarkan data AirVisual, Air Quality Index (AQI) di Palangka Raya per pukul 16.00 WIB menunjukkan angka 1,519 dan Pekanbaru berada di angka 159.

AQI mempunyai rentang nilai 0-500. Makin tinggi nilai AQI, artinya makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.
Selanjutnya
Halaman
1 2