Riau Dikepung Kabut Asap, Gubernur Diminta Pulang dari Thailand

ADVERTISEMENT

Riau Dikepung Kabut Asap, Gubernur Diminta Pulang dari Thailand

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 12 Sep 2019 16:52 WIB
Mahasiswa berdemo di depan kantor Gubernur Riau. (Haidir/detikcom)
Pekanbaru - Di tengah kepungan kabut asap yang menyelimuti Riau, Gubernur Syamsuar malah berada di Thailand. Gubernur Riau itu ke Thailand dalam rangka kunjungan kerja dan sudah terjadwal.

Namun kepergian Gubernur Riau ke Thailand itu diprotes mahasiswa. Sore ini, sejumlah mahasiswa melakukan aksi demo, salah satunya meminta Gubernur Syamsuar pulang ke Riau untuk menuntaskan masalah kabut asap.

"Selaku kepala daerah semestinya membatalkan acara ke luar negeri. Rakyat sekarang terpapar asap," teriak mahasiswa dalam orasinya saat demo di kantor Gubernur Riau di Jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (12/9/2019).



Orang nomor satu di Riau itu dinilai kurang peduli terhadap kondisi asap yang kian parah di Riau. Apalagi saat ini dunia pendidikan lumpuh total. Dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA, siswa diliburkan karena asap.

"Mestinya dia (Gubernur) membatalkan acara itu, karena kondisi di tempatnya lagi darurat karhutla dan asap," kata Irul Hadi, seorang mahasiswa.



Menanggapi tudingan negatif atas keberangkatan Gubernur Riau Syamsuar ke Thailand, pejabat Humas Pemprov angkat bicara. Kepala Biro Humas dan Protokol Firdaus menjelaskan Syamsuar di Thailand dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia Malaysia-Growth Triangle (IMT-GT) di Krabi, Thailand.

"Gubernur diundang sebagai delegasi Indonesia pada pertemuan tingkat menteri yang dipimpin langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution. Pertemuan dilaksanakan 10-12 September," ujar Firdaus kepada wartawan.



Firdaus membantah bila dikatakan pertemuan di Thailand tersebut dalam rangka menghindari asap yang terjadi di Riau. Sebab, undangan ke luar negeri itu disampaikan pada 8 Agustus 2019.

"Walau saat ini ada karhutla dan asap, Gubernur Riau tetap berkoordinasi dengan Tim Satgas dan terus memantau perkembangan yang terjadi. Apalagi kan ada Pak Wagub, jadi tidak ada masalah," kata Firdaus. (cha/rvk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT