detikNews
2019/09/11 14:31:33 WIB

Soal Veronica Koman, BSSN: Serangan Siber Bisa dari Perorangan atau Kelompok

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Halaman 1 dari 2
Soal Veronica Koman, BSSN: Serangan Siber Bisa dari Perorangan atau Kelompok Kepala BSSN Hinsa Siburian (Rachel/detikcom)
Jakarta - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian memberikan imbauan terkait kasus provokasi insiden asrama Papua di Surabaya, Veronica Koman. Hinsa mengatakan serangan siber bisa dilakukan siapa saja, baik oleh kelompok maupun perseorangan.

"Kita sih sebenarnya mengimbau dari BSSN ini. Yang intinya, kita selalu saya katakan SARA, yang kalau hoax misalnya, atau serangan siber itu bisa dilakukan perorangan, bisa kelompok, bisa dilakukan oleh siapa saja, dan dari mana saja kan begitu. Yang penting adalah masyarakat kita, masyarakat kita yang diserang itu kan pikiran, pikiran manusia kan, dengan terutama dalam hal hoax-hoax segala macam," kata Hinsa di kantor BSSN, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).


Hinsa menjelaskan, hoax memang menargetkan untuk menyerang pikiran manusia. Untuk melawan hal itu, Hinsa berpesan agar masyarakat membekali dirinya dengan pengetahuan.

"Maka itu juga harus dilawan dengan pikiran yang manusia juga, pikiran dalam arti kita sudah punya dibekali pengetahuan, tata krama, sopan santun, dan juga sudah sekolah juga banyak mendapat pelajaran supaya ketika ada suatu informasi jangan langsung percaya atau kita kan juga diharapkan jangan mudah dibohongi dengan berita-berita hoax. Jadi ini sebenarnya kita harapkan masyarakat kita lebih cerdas dalam hal menanggapi sesuatu informasi yang belum tentu kebenaran. Dan saya lihat ini semakin ke depan ini masyarakat sudah semakin cerdas untuk menanggapi isu-isu itu," ujar dia.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com