detikNews
Senin 09 September 2019, 17:55 WIB

Anggota DPRD Jabar Dicecar KPK soal Iwa Karniwa Daftar Bacagub ke PDIP

Haris Fadhil - detikNews
Anggota DPRD Jabar Dicecar KPK soal Iwa Karniwa Daftar Bacagub ke PDIP Anggota DPRD Jawa Barat Waras Wasisto (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK memeriksa anggota DPRD Jawa Barat Waras Wasisto dan karyawan PT Lippo Cikarang Satriyadi jadi saksi kasus dugaan suap terkait proyek Meikarta dengan tersangka Iwa Karniwa. KPK mengatakan para saksi itu diperiksa soal pendaftaran Iwa ke PDIP untuk maju sebagai cagub Jabar pada Pilkada 2018.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait pendaftaran tersangka IWK (Iwa Karniwa) ke PDIP dalam rangka pencalonan diri yang bersangkutan sebagai calon gubernur pada Pilgub Jawa Barat tahun 2018," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (9/9/2010).




Usai diperiksa, Waras mengaku dia ditanya soal titipan kepada Iwa yang menjabat Sekda Jawa Barat. Menurut Waras, titipan itu berupa uang untuk keperluan banner atau spanduk Iwa sebagai bakal cagub.

"Sumbangan untuk banner gitu. Spanduk pencalonan Pak Iwa. Saya nggak ingat (angkanya)," kata Waras tanpa menjelaskan detail asal uang itu.



Dia kemudian bicara tentang pembahasan rencana detail tata ruang Kabupaten Bekasi yang terkait Meikarta. Menurutnya, pembahasan itu ada di DPRD Kabupaten Bekasi sehingga dirinya sebagai Anggota DPRD Jabar tak ikut membahas.

"Jadi Pansus RDTR itu ada di Bekasi. Nggak ada kewenangan saya sebagai DPRD provinsi. Sebagai orang dari Dapil Bekasi, Pak Leman (anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman) meminta saya untuk ngenalin. Saya kenalin. Hanya itu," ujar Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDIP ini.

Iwa memang sempat ingin maju sebagai cagub dari PDIP. Namun, PDIP akhirnya mengusung TB Hasanuddin-Anton Charliyan dalam Pilkada Jabar 2018.




KPK sebelumnya menetapkan Iwa sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 900 juta. Duit itu diduga terkait dengan pengurusan Peraturan Daerah tentang RDTR Kabupaten Bekasi.

Kini Iwa sudah ditahan KPK. Dia mengaku akan mengikuti proses hukum yang ada.

"Tadi sudah dapat pemeriksaan secara baik dan profesional oleh penyidik saya akan ikuti proses (hukum)," kata Iwa saat keluar gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (30/8).


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com