detikNews
2019/09/08 15:16:00 WIB

Yenny Wahid dan Benny Wenda Terlibat Debat Panas soal Papua

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 3
Yenny Wahid dan Benny Wenda Terlibat Debat Panas soal Papua Yenny Wahid (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta - Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, terlibat debat panas dengan tokoh separatis Papua Benny Wenda. Yenny menekankan dialog, sedangkan Benny ngotot ingin merdeka.

Debat itu terjadi di acara The Stream, Al Jazeera, yang diunggah di YouTube pada 5 September 2019, seperti dilansir detikcom, Senin (8/9/2019).

Benny bicara bahwa Indonesia telah menduduki Papua yang telah dijanjikan kemerdekaan oleh Belanda sejak 1961. Menurutnya, Indonesia tak punya hak untuk menduduki Papua pada saat itu. Benny juga menambahkan soal perbedaan antara Papua dan wilayah lain di Indonesia sebagai alasan memisahkan diri.



"Kami telah terpisah, kami berbeda, secara geografis, budaya, bahasa, kami tak pernah menjadi bagian Indonesia. Itulah kenapa mereka memanggil kami 'monyet'," kata Benny, merujuk pada insiden ujaran bernada rasisme di Surabaya pada pertengahan Agustus lalu.

Yenny menyatakan keragaman suku bukan berarti halangan untuk bisa bersatu dalam bingkai Indonesia. Hidup bersama bisa dibina lewat proses politik yang baik.

"Beragamnya kelompok etnis bukan berarti kita tidak bisa hidup dalam harmoni. Yang kita butuhkan adalah proses politik. Ambil contoh Amerika Serikat, ada banyak orang dari banyak etnis dan latar belakang, namun mereka mampu hidup koeksis secara damai," kata Yenny.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com