Akbar: Jusuf Kalla Belum Beri Keuntungan Buat Golkar
Kamis, 27 Okt 2005 01:15 WIB
Jakarta -
Keberhasilan Wakil Presiden Jusuf Kalla menguasai jabatan ketua umum Partai Golkar ternyata baru mendatangkan keuntungan sepihak. Keuntungan baru ada di sisi Kalla. Sedangkan Golkar belum mendapatkan keuntungan karena jatahnya di kabinet belum bertambah.Menurut mantan Ketua umum Partai Golkar Akbar Tanjung, Golkar belum mendapatkan keuntungan karena Kalla belum bisa menempatkan kader Beringin di jajaran kabinet secara proporsional sebagai partai pemenang pemilu. "Keuntungan langsung untuk Golkar saya belum melihat. Yang dapat keuntungan langsung Kalla karena bergaining-nya pada presiden semakin kuat," kata Akbar dalam diskusi menjelang buka puasa di press room Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10/2005). Menurut Akbar, Golkar lebih tepat menjadi kekuatan penyeimbang. Namun karena Kalla sudah menjadi Ketum Golkar, ini sulit dlakukan. Meskipun demikian, Akbar berharap Golkar tetap kritis terhadap kebijakan emerintah yang tidak berpihak pada rakyat seperti kernaikan harga BBM. Sebab yang mengalami dampak langsung kenaikan ini juga konstituen dan pendukung Partai Golkar. Akbar juga menilai saat ini momentum yang sangat tepat untuk dilakukan evaluasi dan rehuflle kabinet. Sebab banyak sekali menteri yang selama satu tahun pemerintahan SBY-JK ini gagal menerjemahkan visi-misi presiden sebagaimana disampaikan saat kampanye.Selain itu, reshuflle penting untuk menjaga kestabilan pemerintahan ini pada empat tahun mendatang. "Evaluasi jadi keharusan. Presiden tidak perlu ragu-ragu. Kalau reshuflle itu untuk kebaikan rakyat pasti akan didukung rakyat. Dia kan punya modal besar dipilih langsung oleh rakyat," papar Akbar. Akbar menyarankan agar reshufle kabinet tidak didasarkan pada pertimbangan kepentingan partai politik tapi pada profesionalisme, integritas, capabilitas dan akseptabilitas. "Presiden jangan ambil pertimbangan politik, tapi profesional."
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































