detikNews
Jumat 06 September 2019, 12:00 WIB

Mengenal Suku Baduy, yang Warganya Jadi Korban Pemerkosaan

Puti Yasmin - detikNews
Mengenal Suku Baduy, yang Warganya Jadi Korban Pemerkosaan Mengenal Suku Baduy, yang Warganya Jadi Korban Pemerkosaan/Foto: (queenriri21/d'Traveler)
Jakarta - Seorang gadis asal suku Baduy menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan orang tak dikenal. Jazad korban ditemukan mengenaskan di saung di lokasi kebun garapan di Desa Cisimeut.

Saat ini ketiga pelaku, yakni E (20), F (19), dan E (16) telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Mereka ditangkap secara terpisah, di Kabupaten Lebak, dan di Palembang.



Nah, seperti apa Suku Baduy sebenarnya? Berikut fakta-fakta yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Tak Pernah Dijajah

Suku Baduy menciptakan cerita tentang Baduy Empat Puluh. Kisah itu dikeluarkan untuk mengelabui para penjajah agar tak datang sehingga kebudayaan mereka bisa tetap terjaga.

2. Bahasa Baduy

Warga suku Baduy menggunakan bahasa Baduy untuk berkomunikasi. Bahasa ini juga dimasukkan ke dalam suatu rumpun dalam bahasa Sunda.

3. Tak Pakai Alas Kaki

Para warga suku Baduy memiliki tradisi yang unik, yakni tak mengenakan alas kaki. Biasanya hal ini dilakukan ketika suku Baduy melaksanakan tradisi Seba, yakni berjalan puluhan kilometer untuk bertemu kepala daerah di kota Banten.



4. Dijodohkan

Para wanita suku Baduy ternyata menganut perjodohan. Biasanya, orang tua akan menjodohkan anaknya dengan sesama anak dari suku Baduy ketika sudah menginjak usia 14 tahun.

5. Larangan Kunjungan 3 Bulan

Walaupun terbuka terhadap masyarakat, suku Baduy juga memiliki larangan kunjungan selama 3 bulan. Kegiatan ini dilakukan ketika para warganya tengah berpuasa 'Kawalu' atau tiga bulan berturut-turut.
(pay/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com