detikNews
2019/09/05 11:22:48 WIB

Diduga Tak Izinkan Siswa Salat, Guru SMP di Palu Dinonaktifkan

Mohammad Qadri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Diduga Tak Izinkan Siswa Salat, Guru SMP di Palu Dinonaktifkan Foto: Dinas pendidikan, sekolah dan orang tua murid rapat bersama membahas guru MT (Qadri-detik)
Palu - Salah seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palu, Sulteng, diberhentikan untuk sementara dalam proses belajar mengajar lantaran terduga melakukan penistaan agama. Guru tersebut diduga melarang siswa salat dan menjelekkan suatu ajaran agama.

Kadis Disdikbud Sulteng Irwan Lahace, membenarkan tindakan yang dilakukan oleh salah seorang guru yang berinisial MT ini. Dia mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada 29 Agustus saat MT sedang mengajar mata pelajaran IPA.

Menurut Irwan, guru tersebut tak mengizinkan siswa salat zuhur karena jam pelajaran belum selesai. Siswa pun tak senang dan menyebut MT 'kafir', omongan itu terdengar MT. Guru MT lalu tersulut emosinya dan melontarkan kalimat-kalimat yang diduga berisi penistaan agama.



Irwan mengatakan, pihak sekolah sudah memberikan aturan kepada seluruh guru bahwa jam pelajaran boleh dihentikan ketika sudah azan salat zuhur. Namun, Irwan tidak tahu mengapa MT malah tak izinkan siswa-siswanya untuk salat zuhur.

"Iya betul, guru tersebut tidak mengizinkan siswa salat karena jam mengajar belum selesai. Namun sebelumnya, pihak sekolah sudah mengeluarkan aturan bahwa proses belajar mengajar diberhentikan ketika sudah azan salat. Dan hal tersebut diabaikan oleh ibu MT," jelas Irwan saat diwawancara di ruang kerjanya, Kamis (5/9/2019).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com