Jokowi: Saya Minta Masukan untuk Koreksi Hasil Pansel Capim KPK

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 16:26 WIB
Presiden Jokowi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masukan dari masyarakat dan para tokoh terkait hasil seleksi Pansel Capim KPK. Masukan ini akan menjadi koreksi bagi Jokowi terkait 10 nama capim KPK.

"Yang kedua saya kira memang ini eranya keterbukaan. Jadi saya juga minta agar masukan masukan baik dari masyarakat, dari tokoh-tokoh yang telah memberi masukan juga itu bisa dijadikan catatan catatan dalam rangka mengkoreksi apa yang telah dikerjakan oleh Pansel," ujar Jokowi saat menerima Pansel Capim KPK di Istana, Senin (2/9/2019).


Jokowi menegaskan tidak akan tergesa-gesa menindaklanjuti 10 nama capim KPK hasil seleksi Pansel. Jokowi berjanji akan membawa nama-nama terbaik untuk dipilih menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023.

"Kita harapkan, saya kira kita juga kan tak harus tergesa-gesa, yang paling penting menurut saya, apa yang akan nanti saya sampaikan ke DPR itu betul-betul nama nama yang memang layak dipilih oleh DPR," tutur Jokowi.

Ada 20 orang capim KPK yang mengikuti wawancara dan uji publik. Nantinya, Jokowi akan menyerahkan 10 nama ke DPR untuk kemudian dipilih lima nama oleh DPR sebagai komisioner KPK 2019-2023.



Proses seleksi ini juga mendapat sorotan dari beberapa pihak, misalnya Indonesia Corruption Watch (ICW). Jokowi diminta berani menolak hasil seleksi dari Pansel jika calon yang ada bermasalah.

"Jika nantinya nama-nama yang dihasilkan oleh Pansel ditemukan tidak mempunyai integritas dan memiliki rekam jejak yang buruk maka Presiden harus berani mengambil sikap untuk menolak usulan dari Pansel dan mengevaluasi secara menyeluruh kinerja dari Pansel Pimpinan KPK," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.


Rekam Jejak Capim KPK Banyak yang Buruk:

[Gambas:Video 20detik]



(fdn/fdn)