Bareskrim Tak Hadir, Sidang Praperadilan MAKI soal Bank Century Ditunda

Bareskrim Tak Hadir, Sidang Praperadilan MAKI soal Bank Century Ditunda

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 15:22 WIB
Foto: Sidang praperadilan Maki (Yulida-detikcom)
Foto: Sidang praperadilan Maki (Yulida-detikcom)
Jakarta - Sidang gugatan praperadilan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) terkait penanganan kasus Bank Century kembali ditunda. Hal itu karena pihak turut tergugat yaitu Bareskrim dan Kejati DKI Jakarta tidak hadir.

"Jadi pihak yang belum hadir TT1 (turut tergugat) dan TT3, Bareskrim dan Kejati DKI. Jadi masih minta untuk dipanggil lagi. Jadi kita masih menghendaki untuk dipanggil lagi untuk hadir TT1 dan TT3 Bareskrim dan Kejati," kata Hakim tunggal Haruno Patriadi, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Sejatinya sidang praperadilan ini pembacaan permohonan, pihak turut tergugat yaitu Bareskrim dan Kejati DKI tidak hadir oleh karenanya sidang ditunda. Sementara itu pihak tergugat KPK dan Kejaksaan Agung hadir dalam persidangan. Hakim memutuskan untuk menunda sidang hingga 16 September mendatang.



Diketahui, objek praperadilan MAKI adalah terkait sah-tidaknya penghentian penyidikan kasus Bank Century. MAKI menganggap KPK tidak menjalankan putusan praperadilan PN Jaksel nomor 24/pid.prap/2018/pn.jkt.sel karena tidak melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, dan Raden Pardede, dkk.

"Kemarin kita sudah menang Praperadilan nomor 24. Di situ dinyatakan bahwa KPK harus segera melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penetapan tersangka terhadap pihak-pihak yang disebutkan dalam putusan. Sekarang sudah dimulai penyelidikan tapi belum ditingkatkan ke penyidikan apalagi ke penetapan tersangka. Kita menanyakan keseriusan KPK untuk menangani perkara ini," kata kuasa hukum MAKI, Rizky Dwi Cahyo Putra.

Selanjutnya
Halaman
1 2