Novanto Pakai Novum Keterangan Agen FBI untuk Ajukan PK

Novanto Pakai Novum Keterangan Agen FBI untuk Ajukan PK

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 14:39 WIB
Setya Novanto (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Setya Novanto (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Setya Novanto melakukan perlawanan dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) atas hukuman yang dijalaninya terkait korupsi proyek e-KTP. Salah satu novum atau bukti baru yang diajukan mantan Ketua DPR tersebut dalam sidang PK adalah keterangan dari agen FBI atau Federal Bureau of Investigation.

Dalam sidang PK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Maqdir Ismail sebagai kuasa hukum Novanto menyebutkan hasil pemeriksaan agen FBI, Jonathan E Holden, terhadap Johanes Marliem di Amerika Serikat (AS). Keterangan Marliem terhadap FBI merupakan salah satu poin yang digunakan KPK menjerat Novanto.

"Dalam pemeriksaannya terhadap rekening Johanes Marliem, Jonathan E Holden menerangkan bahwa tidak menemukan fakta atau pengakuan ada pengiriman uang sebesar USD 3,5 juta kepada siapa pun, tidak juga ada pengiriman kepada Juli Hira atau Iwan Baralah atau klien mereka," ujar Maqdir dalam persidangan di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).




"Bahwa pada halaman 20 dari pernyataan tersebut, dikatakan oleh Jonathan E Holden, bahwa pada tanggal 3 September 2012 Biomorf Mauritius telah melakukan transfer uang sebesar USD 700 ribu ke rekening Muda Ikhsan Harahap pada Bank DBS Singapore rekening dengan angka terakhir 0023 dan uang ini kemudian diberikan kepada anggota DPR RI Chairuman Harap," imbuh Maqdir.

Untuk itu Maqdir menyampaikan agar kliennya, Novanto, dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan. Novanto sendiri saat ini telah berstatus sebagai terpidana dengan hukuman 15 tahun penjara.