Fadli: Keputusan Pindah Ibu Kota Amatiran, Jokowi Tergesa-gesa

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 12:53 WIB
Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon yakin keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur ada kemungkinan gagal. Alasannya, ia menilai kajian atas keputusan tersebut amatiran.

"Bisa (berubah) dong. Bisa saja tetap di Jakarta kok. Apalagi tiba-tiba nanti tahun depan urusannya udah lain, mati listrik lagi misalnya. Kemudian apa, orang juga lupa ya kan. Nanti lihat saja lah apa yang saya omongin hari ini," kata Fadli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).


Dia mengatakan seharusnya pemerintah melakukan kajian lebih dalam terkait rencana pemindahan ibu kota. Fadli mengatakan pemindahan ibu kota bukan pekerjaan ringan.

"Inilah karena memang dijalankan secara amatiran. Dengar dulu dong pendapat-pendapat masyarakat, para ahli, akademisi, perguruan tinggi. Bukan hanya niat mungkin karena dapat wangsit dari mana gitu," ujarnya.

"Saya kira kita memerlukan sebuah kajian, langkah-langkah di dalam rencana atau wacana pemindahan ibu kota itu. Ini bukanlah sesuatu yang mudah, diperlukan juga saya kira undang-undang tentang pemindahan ibu kota itu, karena ini persoalan yang sangat besar," imbuh Fadli.


Politikus Gerindra itu menanggap Jokowi terlalu tergesa-gesa dalam menetapkan keputusan pemindahan ibu kota. Menurut Fadli, Jokowi terkesan hanya ingin meninggalkan bukti kerja di masa kepemimpinannya.

"Apalagi kelihatan bahwa presiden ini tergesa-gesa. Saya baca statement-nya diharapkan tahun 2023-2024 (selesai). Mungkin berharap ini menjadi legacy di masa pemerintahannya. Jadi ada yang ditinggalkan, ada yang dikenang gitu," tuturnya.

Jokowi sendiri sudah mengirimkan surat pemindahan ibu kota ke DPR. Fadli mengatakan surat itu akan diproses sesuai dengan mekanisme dan tata tertib di DPR.

"Ya, tentu nanti di Bamus (Badan Musyawarah) ya. Kemudian kalau memang diperlukan untuk pansus (panitia khusus), saya kira ini kan lintas ya. Mestinya lintas komisi tidak hanya satu komisi panja (panitia kerja) ya, saya kira ini lintas diperlukan itu untuk membahas dan juga langkah-langkah berikutnya," kata dia.



Tonton Blak-blakan Gubernur Kaltim: Ibu Kota Baru Bebas Banjir & Gempa:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/tsa)