Round-Up

Seluk Beluk Pelat RF untuk Pejabat RI

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 28 Agu 2019 08:32 WIB
Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Jakarta - Polres Jakarta Utara baru saja membongkar praktik jual-beli pelat nomor rahasia 'RFS' palsu. Jual beli surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dilakukan via online.

Kasus terungkap akibat setelah Polda Metro Jaya mendapat informasi dari Satuan Jatanras Polres Metro Jakarta Utara terkait adanya dugaan pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau yang biasa disebut pelat nomor.

"Dari informasi didapatkan pemalsuan ini yang disampaikan menggunakan media dunia maya, online shop, jadi ada penawaran-penawaran di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Polres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (27/8/2019).


Polisi menangkap dua orang tersangka, yakni CL dan TSW. Para pelaku menawarkan jasa pembuatan STNK dilengkapi dengan pelat nomor rahasia, seperti RFP, RFS, RFD, dan lain-lain.

Polisi sendiri telah menegaskan pelat nomor tersebut tidak diperjualbelikan. Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji mengatakan STNK rahasia tersebut sudah diatur dalam Pasal 3 ayat e Perkap No 3 Tahun 2012 menyatakan penerbitan rekomendasi STNK/TNKB khusus dan rahasia hanya diberikan kepada pejabat tertentu sesuai dengan kekhususan tugas dan jabatannya.

"STNK rahasia itu sudah kelas aturannya di Perkap, yang boleh pakai itu adalah pejabat setingkat menteri dan eselon di bawahnya itu 'RFS', semua sudah diatur," jelas Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji kepada detikcom, Selasa (27/8/2019).


Selanjutnya
Halaman
1 2