detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 22:08 WIB

Kunjungi Taman Kota di Korsel, Mega Sarankan RI Perbanyak Kebun Raya

Nurcholis Maarif - detikNews
Kunjungi Taman Kota di Korsel, Mega Sarankan RI Perbanyak Kebun Raya Foto: dok PDIP
Jakarta - Di hari pertama kunjungan kerja ke Korea Selatan, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengunjungi taman kota milik pribadi Morning Calm Garden. Di sela-sela menikmati keindahan taman tersebut, Megawati mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia seharusnya memperbanyak taman dan kebun raya untuk mencegah dampak global warming dan menambah ilmu pengetahuan anak-anak Indonesia.

Menurutnya, Indonesia juga bisa mencontoh taman seluas 3 hektare ini yang dikunjungi hingga satu juta orang per tahun. Taman yang terletak di area Gapyeong, Propinsi Gyeonggi ini juga terkenal sebagai salah satu lokasi syuting K-drama 'Love in the Moonlight' yang dibintangi oleh Park Go Bum dan Kim Yoo Jung.

"Ini artinya taman ini menjadi suatu yang berarti, terutama bagi keluarga dan anak-anak kita yang sejak dini dididik mencintai alamnya. Bagaimana harusnya pemerintah berpikirnya seperti itu, kita harus perbanyak taman di negeri kita," kata Megawati dalam keterangan tertulis, Selasa (27/8/2019).


Megawati yang juga Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia mengaku bersyukur kini akan ada 32 kebun raya lagi di Indonesia setelah sebelumnya hanya ada 4 kebun. Menurut Megawati, semua orang yang mendukung adanya taman kota bisa mengikuti usaha yang telah dilakukan oleh orang lain yang ada di negara lain. Pasalnya saat dua orang yang sama-sama suka kebun bertemu, maka akan saling membantu dengan suka cita.

"Di Pulau Jeju, Korea Selatan, saya punya sahabat seorang dokter yang sama seperti saya punya hobi tanaman. Begitu senangnya dia saat saya datang ke tempatnya, akhirnya kebun raya yang dia bangun diberi nama pakai nama saya," ucap Megawati.

Megawati mengakui bahwa setiap kunjungan ke berbagai negara, ia selalu berkunjung ke taman dan laboratorium tanaman. Sebelum kedatangannya ke Korsel, ia juga sempat mengunjungi taman, laboratorium, dan museum di China. Alasan lainnya Megawati selalu berkunjung ke taman adalah karena kekhawatirannya akan dampak global warming. Menurutnya, fenomena seperti kebakaran hutan adalah dampak dari global warming yang belum ditangani secara serius.


Untuk mencegah itu, Megawati mengatakan dibutuhkan suatu visi yang bersifat jangka panjang. Megawati mencontohkan ada jenis tanaman yang bila sekitarnya terbakar, maka pohon itu akan membantu proses pemadaman apinya. Namun usai api habis, maka tanaman itu bisa tumbuh lagi.

"Nah itukan seharusnya dipelajari dan ketika di lapangan, ya kita tanam paling tidak sebagai pembatas. Kita bisa mengetahui arah angin dan sebagainya yang bisa mengurangi kebakaran itu," ujar Megawati.

Megawati datang dengan didampingi menantunya, Nancy Hendriati Shrindani dan cucunya, Diah Lupita Jasmina Srita serta diikuti oleh Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi, serta sejumlah sahabat Megawati. Kedatangan Megawati langsung disambut pendiri taman Morning Calm Garden, Professor Han Sang Kyung.
(ega/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com