detikNews
Selasa 27 Agustus 2019, 12:49 WIB

Polisi Sebut Pembeli Nopol Rahasia 'RFP' Palsu untuk Hindari Ganjil-Genap

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Polisi Sebut Pembeli Nopol Rahasia RFP Palsu untuk Hindari Ganjil-Genap Foto: Polres Jakut Ungkap Pelaku Pemalsuan Pelat Rahasia (Rolando)
Jakarta - Polres Jakarta Utara menangkap sindikat pemalsuan STNK dan pelat nomor rahasia 'RFP' yang dijual via online. Polisi menyebut pembeli nopol 'RFP' untuk menghindari ganjil-genap.

"Ini tujuannya untuk menghindari ganjil dan genap yang sudah diberlakukan oleh peraturan gubernur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (27/8/2019).

Dalam kasus ini ada dua pelaku yang ditangkap polisi yakni CL dan TSW. Tersangka CL berperan menerima pesanan dari pembeli dan dia memesan kembali ke tersangka TSW.

"CL ini memesan kepada tersangka TSW dan TSW itu juga didapat oleh orang lain juga. Kita menangkap CL di rumahnya, kemudian dia mengakui memesan STNK," jelas Argo.



Praktik jual-beli STNK dan nopol palsu ini telah dilakoni tersangka selama 1 tahun. Dalam praktiknya, tersangka membuat STNK dan pelat nomor dengan teknik tersendiri.

"Untuk TNKB ini dia mempunyai besi pencetaknya hologram lalulintasnya. Dengan tulisan Korlantas Polri, ini digunakan untuk men-cap TNKB," tuturnya.

Tersangka membuat STNk hanya dengan cara print menggunakan kertas.

"Ini dibuat sendiri oleh AM menggunakan (kertas) HVS. Dicetak menggunakan printer, akhirnya keluarlah STNK itu," tandasnya.




Riuh Ganjil Genap Jakarta:

[Gambas:Video 20detik]


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com