Wagub NTT: Kementerian Daerah Tertinggal Dibubarkan Saja

Wagub NTT: Kementerian Daerah Tertinggal Dibubarkan Saja

- detikNews
Senin, 24 Okt 2005 22:23 WIB
Kupang - Keberadaan Kementerian Kawasan Daerah Tertinggal dianggap menandakan di Indonesia banyak terdapat kawasan yang tertinggal. Untuk itu sebaiknya kementerian ini dibubarkan saja.Usul usil itu diungkapkan Wakil Gubernur NTT Frans Leburaya dalam acara makan malam dengan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf. Acara ini digelar di Hotel Kristal, Jl Timor Raya, Kupang, NTT, Senin (24/10/2005)."Sebaiknya kementerian percepatan kawasan daerah tertinggal, lebih cepat dibubarkan, lebih baik. Karena kalau dibubarkan menandakan bahwa tidak ada lagi daerah tertinggal di Indonesia. Semuanya sudah maju," cetus Leburaya.Spontan usul usil ini disambut gelak tawa sejumlah pejabat yang hadir, termasuk Menteri Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul itu. Menanggapi pernyataan tersebut, Gus Ipul menyatakan Presiden SBY pun dilahirkan di suatu kabupaten yang juga termasuk daerah tertinggal. Namun Wakil Presiden Jusuf Kalla justru dilahirkan di kabupaten yang tergolong maju."Jadi kita bersyukur karena presiden kita dari kabupaten tertinggal tapi wapres kita dari kabupaten yang sudah maju," imbuh Gus Ipul.Menurut Gus Ipul, di Indonesia terdapat kurang lebih 43 ribu desa yang belum ada jaringan telepon. Dan lebih dari separuh desa belum mendapat pelayanan listrik. Sebagian kawasan tertinggal berada di wilayah berdekatan dan terletak di wilayah pedalaman.Gus Ipul memaparkan ciri-ciri dari daerah tertinggal yakni belum mendapatkan pelayanan yang prima di bidang kesehatan, pendidikan maupun pembangunan infrastruktur. "Pemerintah pusat menargetkan dalam tahun 2015 lebih dari 50% daerah miskin penduduknya akan hidup lebih baik," janjinya. (ary/)


Berita Terkait