detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 17:51 WIB

Anies: Dinkes Pantau Kesehatan Ibu Hamil yang Diberi Vitamin Kedaluwarsa

Arief Ikhsanudin - detikNews
Anies: Dinkes Pantau Kesehatan Ibu Hamil yang Diberi Vitamin Kedaluwarsa Anies Baswedan (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memantau kesehatan ibu hamil berinisial N (25) yang diduga diberi vitamin kedaluwarsa. Anies berharap N dan janinnya terus sehat sampai melahirkan.

"Pemprov DKI dalam hal ini Dinas Kesehatan akan memantau terus kesehatan ibu dan janinnya, dan akan memastikan semua dukungan pelayanan untuk memastikan bahwa dampaknya minimum," kata Anies kepada wartawan di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakpus, Kamis (22/8/2019).



Anies menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara profesional. Menurut Anies, pihak yang tak menjalankan aturan dengan baik akan dijatuhi sanksi.

"Ya jadi semua kegiatan pelayanan harus dilakukan secara profesional. Ada aturannya, ada tata kelolanya dan bila ada tindakan yang tidak sesuai dengan aturan, maka akan ada sanksinya sehingga petugas apoteker, sudah dibebastugaskan, dalam proses pemeriksaan terkait," ucap Anies.



N diketahui melaporkan pihak puskesmas karena diduga telah memberikan vitamin kedaluwarsa. Dia mengaku mengalami mual-mual, muntah, hingga perutnya kesakitan setelah mengonsumsi vitamin kedaluwarsa.

Pengacara korban, Pius Situmorang, mengatakan korban sudah dua kali kontrol ke puskesmas tersebut, yakni pada 11 Juli dan 13 Agustus. Dua kali kontrol, kliennya diberi 3 jenis obat yang sama, salah satunya vitamin yang diduga kedaluwarsa.

"Kemudian, dia makan obat itu di rumah, tapi tetap merasa mual, pusing, muntah, dan kandungannya terasa sakit. Setelah itu, dia cek obatnya, ternyata ada expired. Expired-nya itu dicoret dengan spidol warna biru, dia pastikan expired itu bulan April 2019," papar Pius, Rabu (22/8/2019).

Korban telah melakukan mediasi terhadap puskesmas. Puskesmas kemudian merujuk korban ke RSIABUN Kosambi, Tangerang.

Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI masih menyelidiki kasus apoteker di Jakarta Utara yang diduga memberikan vitamin kedaluwarsa kepada ibu hamil berinisial N. Apoteker itu kini dibebastugaskan.

"Saat ini Dinas Kesehatan sedang mendalami kasus ini dan melaksanakan klarifikasi terhadap puskesmas dan jajarannya. Selama periode ini, apoteker yang bersangkutan dibebastugaskan sementara dari tugasnya sebagai apoteker," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Ani Ruspitawati dalam keterangannya, Rabu (21/8/2019).
(aik/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com