detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 17:14 WIB

Munas Alim Ulama Titip Lima Pesan ke PKB, Ini Isinya

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Munas Alim Ulama Titip Lima Pesan ke PKB, Ini Isinya Munas Alim Ulama Muktamar PKB (Gibran/detikcom)
Bali - Para kiai dan ulama selesai menggelar acara Munas Alim Ulama dalam Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali. Para ulama merekomendasikan lima hal untuk PKB dan bangsa.

Munas Alim Ulama digelar di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8/2019). Saifullah Maksum, sebagai perwakilan, kemudian membacakan rekomendasi yang dinamakan 'Seruan Bali'.

"Seruan ulama, dakwah Islamiyah harus diletakkan dalam posisi yang benar dan bermartabat," kata Saifullah.


Munas Alim Ulama ingin kegiatan dakwah tidak boleh dikotori dengan tujuan apa pun. Dakwah harus memberikan spirit kehidupan.

Yang kedua, Munas Alim Ulama ingin model dakwah Walisongo yang menurut mereka sudah terbukti efektivitasnya dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia diteguhkan dan dijadikan jalan di era digital saat ini.

"Dakwah harus didorong untuk memiliki kemampuan adaptasi perubahan pola hidup masyarakat di era ini. Model dakwah Walisongo harus dipertahankan tapi dengan metode dukungan dan media perangkat yang berlaku di era digital," kata Saifullah.

Ketiga, Munas Alim Ulama menyatakan dakwah Islam yang menciptakan sektarianisme, ekstremisme, rasisme, diskriminasi, dan memaksakan kehendak dengan cara apa pun bukanlah dakwah karena bertentangan dengan ajaran Alquran. Menurut Munas Alim Ulama, model dakwah seperti itu bisa merusak harmoni bangsa Indonesia.

"Sikap itu harus diluruskan bersama-sama sebagai wujud amar ma'ruf nahi munkar dengan cara yang benar, santun, dan bijak," ucapnya.


Selanjutnya, Munas Alim Ulama meminta PKB mendorong dialog di antara berbagai kelompok keagamaan agar dapat mengenali aspirasi dan harapan umat beragama yang beragam dengan langkah solusinya.

"Sebagai partai dakwah, PKB harus dorong secara nyata ukhuwah Islamiyah di antara institusi keislaman yang ada secara berimbang dan selaras dengan ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah," jelas Saifullah.

Terakhir, Munas Alim Ulama memandang negara perlu memberikan afirmasi agar model dakwah Walisongo bisa eksis, baik, dan efektif diakses publik di era digital saat ini. "Pemerintah dan pihak yang punya otoritas dalam bidang teknologi digital agar dapat memberikan fasilitas untuk kegiatan dakwah yang di-publish di TV, medsos, sehingga hak masyarakat untuk mempelajari agama dengan benar dapat terjamin dan terjaga," jelas dia.
(gbr/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com