Rusuh di Papua Barat, 2 SSK Brimob Polda Sulsel Diberangkatkan

Rusuh di Papua Barat, 2 SSK Brimob Polda Sulsel Diberangkatkan

M Bakrie - detikNews
Senin, 19 Agu 2019 23:16 WIB
2 SSK Brimob Polda Sulsel diberangkatkan untuk menambah pengamanan di Papua Barat usai rusuh, Senin (19/8/2019)Foto: M Bakrie-detikcom
2 SSK Brimob Polda Sulsel diberangkatkan untuk menambah pengamanan di Papua Barat usai rusuh, Senin (19/8/2019)Foto: M Bakrie-detikcom
Maros -

Dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sulsel diberangkatkan ke Papua. Mereka berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Maros.

Pelepasan 200 personel Brimob dilakukan dengan upacara yang dipimpin Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Stephen Napiun bersama Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Adeni Muhan, Senin (19/8/2019).

Dua SSK dari Brimob Polda Sulsel ini rencananya akan ditugaskan untuk mengamankan Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat.



2 SSK Brimob Polda Sulsel diberangkatkan untuk menambah pengamanan di Papua Barat usai rusuh, Senin (19/8/2019)2 SSK Brimob Polda Sulsel diberangkatkan untuk menambah pengamanan di Papua Barat usai rusuh, Senin (19/8/2019) Foto: M Bakrie-detikcom



"Jumlahnya ada dua SSK kita kirim, tentunya dengan klasifikasi yang sudah dipersiapkan oleh Dansat Brimob. Kita dipercayakan akan mengamankan Bandara Sorong," kata Kombes Stephen Napiun.

Dengan personel tambahan dari Polda Sulsel ini diharapkan bandara Sorong sebagai objek vital tetap beroperasi. Sebelumnya massa merangsek ke bandara dan merusak terminal dan kendaraan di area parkir Bandara Sorong.

"Kita berharap bandara tetap berfungsi sebagai penyambung dunia luar dan tetap melayani penerbangan dengan normal. Jangka masa tugasnya itu sampai perintah ini dicabut kembali" lanjut Stephen.

Selain Polda Sulsel, rencananya Polda Maluku dan Sulawesi Utara juga akan mengirim dua SSK ke Papua bersamaan dengan Polda Sulsel.



(fdn/fdn)