Reka Ulang, Jumharyono Tusuk Istri 3 Kali Lalu Bakar Rumah Hilangkan Bukti

Rolando Fransiscus - detikNews
Kamis, 15 Agu 2019 17:10 WIB
Jumharyono membunuh istrinya saat tidur. Dia sudah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Jumharyono melakukan 29 adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan istri dan pembakaran rumah. Polisi menyatakan Jumharyono tega membunuh istri karena sakit hati dan ditolak bercinta.

"Dia (Jumharyono) itu dimarahi sama istrinya, jadi sakit hati dia, karena istri kan itu kan ini gajinya nggak seberapa tapi tiap hari ngajak 'main' terus. Diomelin gitu, sakit hati, posisi yang bersangkutan lagi tidur, istrinya jualan di depan (rumah) nih, masuk ke dalam ngomel-ngomel istrinya," kata Kasatreskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo di Jalan Dukuh V RT 010 RW 05, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (15/8/2019).

Peristiwa pembunuhan yang dilakukan Jumharyono terhadap istrinya, Khoiriah, itu dilakukan pada adegan ke-10 sampai ke-13. Jumharyono membunuh istrinya menggunakan gunting dan pisau.

Polisi menyatakan Jumharyono melakukan pembunuhan berencana. Benda tajam yang dipakai itu disiapkan Jumharyono saat istrinya mandi.

"Di bagian perut ada dua, kemudian di kepala ada satu," ucap dia.

"Iya (sudah direncanakan), jadi perencanaannya yang bersangkutan memang dilakukan pada saat menyuruh istrinya mandi, ditindaklanjuti dengan pada saat istrinya mandi, seperti itu," sambung Hery.
Setelah membunuh istrinya, Jumharyono membakar rumahnya. Dia membakar sehelai tisu dan meletakkan di atas kasur. Padahal saat itu ada anak tirinya yang sedang tidur.

Anak berusia 5 tahun itu dapat diselamatkan warga. Polisi menyebut Jumharyono membakar rumah untuk menghilangkan barang bukti.

"Untuk menghilangkan jejak, istrinya kan sudah meninggal waktu itu, menghilangkan jejak tadi dibakarlah itu beserta anaknya sekalian," ucap Hery.

Reka Ulang, Jumharyono Tusuk Istri 3 Kali Lalu Bakar Rumah Hilangkan BuktiJumharyono menusuk istrinya menggunakan gunting dan pisau. (Foto: Rolando/detikcom)
Atas perbuatannya, Jumharyono, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli di Pasar Kramat Jati, dikenai Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP. Dia diancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.

Reka ulang ini dilakukan pada hari ini sekitar pukul 13.35 WIB. Jumharyono memeragakan 29 adegan dengan tangan diborgol. Polisi menjaga ketat Jumharyono selama rekonstruksi berlangsung.

Reka ulang ini menarik perhatian warga. Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah warga terlalu dekat. Tampak warga begitu geram dengan perbuatan Jumharyono.
Pembunuhan itu bermula ketika pelaku baru pulang bekerja sebagai kuli di Pasar Kramat Jati kemudian terlibat cekcok dengan istrinya. Jumharyono lalu memukul kepala korban dengan batu dan menusuk gunting berkali-kali. Setelah itu, Jumharyono membakar rumahnya dan berusaha kabur. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (6/8) dini hari.

Peristiwa itu membuat sang anak, berusia 5 tahun, yang sedang tidur ikut terbakar. Beruntung, korban dapat diselamatkan warga. Jumharyono, yang kabur dalam kondisi telanjang bulat, lalu ditangkap warga. Dia kemudian diserahkan ke Polsek Kramat Jati.



Tonton video Ditolak Berhubungan Badan, Suami Bunuh Istri Lalu Bakar Anaknya:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/fdn)