ADVERTISEMENT
detikNews
Rabu 14 Agustus 2019, 15:47 WIB

Jokowi Bakal Hadiri Pembukaan Muktamar PKB di Bali

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jokowi Bakal Hadiri Pembukaan Muktamar PKB di Bali Lukmanul Khakim bersama Presiden Jokowi. (Dok. Pribadi)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir dalam acara pembukaan Muktamar PKB 2019 di Nusa Dua, Bali, pada 20 Agustus 2019. Jokowi bakal membuka Muktamar PKB itu.

"Alhamdulillah, Presiden Jokowi bersedia hadir dan membuka acara Muktamar PKB di Bali. Hari ini kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Istana yang dipimpin oleh Kepala Sekretariat Presiden (Heru Budi Hartono)," ujar Ketua Panitia Muktamar PKB Lukmanul Khakim di Jakarta, Rabu (14/8/2019).


Lukman mengatakan, selain Jokowi, Muktamar PKB akan dihadiri para ketua umum partai politik, menteri Kabinet Kerja, serta para duta besar negara sahabat.

"Sebuah kehormatan bagi keluarga besar PKB, acara muktamar dihadiri oleh presiden dan pejabat tinggi negara," tutur Lukman, yang juga anggota Komisi VI DPR.

Muktamar PKB akan digelar pada 20-21 Agustus 2019 di Nusa Dua, Bali. Konsep acara muktamar akan dijadikan pesta rakyat dengan mengusung tema 'PKB Melayani Ibu Pertiwi'. "Konsep muktamar nanti akan dibikin sebagai pesta rakyat. Ada area nonton bareng, bazar, hingga pameran foto," kata Lukman.

Selain itu, dalam rangkaian muktamar, PKB akan mengumpulkan 1.000 kiai dari berbagai pelosok negeri dalam forum Munas Alim Ulama se-Indonesia.


Menurut Lukman, Munas Alim Ulama se-Indonesia beragendakan pembahasan masalah-masalah kebangsaan, baik politik, demokrasi, budaya, maupun keagamaan. Dalam forum tersebut, para kiai juga akan melakukan diskusi terkait dengan argumentasi dalil tentang kepemimpinan nasional yang selaras dengan kultur masyarakat Indonesia.

"Para kiai juga akan membuat rekomendasi kepada pemerintah untuk terus memperkuat basis Islam yang moderat," urainya.

Forum tersebut diharapkan bisa memunculkan rekomendasi yang dapat menciptakan terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang damai tanpa ada permasalahan terkait terorisme, radikalisme, dan intoleransi yang belakangan menjadi isu serius yang dihadapi bangsa ini.


Tidak hanya itu, para ulama yang hadir dalam forum tersebut juga akan menggelar tasyakuran atas pelaksanaan Pemilu 2019, khususnya dengan terpilihnya Jokowi-KH Ma'ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Apalagi, Kiai Ma'ruf, yang saat ini menjadi Mustasyar PBNU, sebelumnya merupakan Rais Aam atau pimpinan tertinggi PBNU.

"Tentu ini menjadi pekerjaan rumah dan sekaligus tanggung jawab moral kita semua untuk mengawal dan menyukseskan pemerintahan di lima tahun mendatang," pungkas Lukmanul Khakim.



Tonton video Cak Imin Tegaskan Koalisi Jokowi Solid, Jangan Diadu-adu:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed