detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 13:43 WIB

Dirjen Imigrasi Wanti-wanti Modus Perdagangan Orang Gunakan Pencari Suaka

Zunita Putri - detikNews
Dirjen Imigrasi Wanti-wanti Modus Perdagangan Orang Gunakan Pencari Suaka Ronny F Sompie (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny F Sompie mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan modus operandi perdagangan orang berdalih pencari suaka. Dia menyebut beberapa oknum ada yang memanfaatkan pencari suaka di Indonesia.

"Satu hal yang perlu juga diantisipasi modus operandi perdagangan orang juga bisa masuk menggunakan para pengungsi, dan pencari suaka ini sebagian dari transaksi mereka ya. Ini harus kita antisipasi bersama," ujar Ronnie di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).


Ronny mengatakan Satpol PP Jakarta Pusat beberapa minggu lalu menemukan beberapa masalah di pencari suaka. Salah satunya adalah beberapa pencari suaka itu berada di lokasi yang bukan tempat pengungsiannya. Ronny mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap WNA di Indonesia.

"Ketika mereka (Satpol PP Jakarta Pusat) melakukan operasi, ternyata ada di antara keluarga pengungsi ini juga berada di lokasi-lokasi yang tidak layak untuk keberadaan mereka, ini sebenarnya bagian dari sinergi bersama, artinya setiap kementerian dan lembaga dan juga pemda yang proaktif untuk melakukan pengawasan ini bisa kita tindak lanjuti bersama," katanya.


Ronny menyebutkan, jika ada pencari suaka yang melakukan pelanggaran, itu bisa diselesaikan di beberapa ranah. Jika pelanggarannya di daerah, akan diselesaikan di pemda dengan pidana ringan.

"Kalau ada pengungsi yang tercatat di UNHCR menerima kartu pengungsi, tapi melakukan tindakan pidana, itu perlu juga kita lakukan penegakan hukum terhadap dia, dia tidak kebal hukum, perlu kita pikirkan bersama bagaimana memberikan efek jera kepada mereka untuk juga menghormati undang-undang dan hukum yang berlaku di Indonesia," jelasnya.


Terakhir Ronny mengimbau UNHCR agar memberikan perhatian kepada para pencari suaka yang saat ini mengungsi di Kalideres, Jakarta Barat. Dia juga meminta UNHCR bisa memberikan data pencari suaka kepada imigrasi agar bisa diawasi.

"Kita akan mintakan kepada UNHCR memberikan perhatian, ketika mereka memberikan kartu UNHCR data keberadaan dari setiap pengungsi, dan pencari suaka ini harus diberikan kepada Imigrasi secara transparan, sehingga dengan data tersebut Imigrasi bisa melakukan pengawasan kepada mereka juga bisa membagikan e-forum tim pengawasan orang asing di mana kementerian dan lembaga termasuk pemda ini," katanya

Ketika ditanya mengenai Pemprov DKI yang menghentikan bantuan kepada pencari suaka, Ronny mengaku tak ingin menyalahkan siapa pun. Dia mengatakan pada dasarnya semua pihak ingin agar pencari suaka tidak mengganggu masyarakat Indonesia.

"Saya tidak menyalahkan siapa-siapa dalam hal ini karena kita kan juga melaksanakan bersama-sama, semua pasti ingin persoalan penanganan pencari suaka dan pengungsi ini baik, tidak mengganggu masyarakatnya," pungkasnya.



Tonton juga video Polri Ungkap Sindikat Perdagangan Orang Jaringan Malaysia:

[Gambas:Video 20detik]


(zap/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com