Bule Bikin Onar di Bali, Imigrasi Pastikan Seleksi Ketat WNA Masuk RI

Bule Bikin Onar di Bali, Imigrasi Pastikan Seleksi Ketat WNA Masuk RI

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 13 Agu 2019 12:20 WIB
Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie  (Grandyos Zafna/detikcom)
Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie angkat bicara terkait sejumlah warga negara asing (WNA) yang berbuat onar saat berada di Bali atau wilayah lainnya. Ronny memastikan pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat bagi WNA yang masuk ke Indonesia.

"Seleksi ketat itu selalu dilakukan setiap saat oleh Imigrasi, tidak hanya pada saat ada kasus. Imigrasi di pintu gerbang ini untuk mengantisipasi untuk profiling, untuk mengantisipasi modus operandi," ujar Ronny di Hotel Pullman Jakarta, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).


Ronny mengatakan, jika ada dugaan kriminal yang dilakukan WNA saat di Indonesia, itu menjadi ranah kepolisian. Menurut dia, setiap lembaga punya kewenangan masing-masing.

"Kalau kasusnya pidum (pidana umum), maka polisi yang menangani. Kalau narkoba kita ada BNN, kalau teror bisa BNPT atau Densus 88, kalau jurnalis asing tidak sesuai prosedur, kita koordinasikan dengan Kemlu. Kemudian, kami cek apakah orang ini bisa diberikan visa atau tidak," jelasnya.


Sebelumnya, ada sejumlah WNA yang diduga membuat onar ketika berada di Bali. Salah satunya Nicolas Carr (26), yang kini berstatus tersangka karena nekat melakukan tendangan terbang bak jurus kungfu hingga menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas di kawasan Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta.

Selain itu, ada pasangan bule asal Rusia, Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka, yang diduga menggunakan tirta suci yang mengucur dari pelinggih untuk membersihkan bagian bokong mereka. Setelah hal itu ramai di media sosial, keduanya menyampaikan permohonan maaf dan mengaku tidak tahu tentang keberadaan tirta suci itu.

(zap/haf)