"Gimana tahun 2020 lebih bagus lagi, pada waktu pilkada, gimana waktu pileg lebih bagus lagi. Gimana waktu pilpres ke depan Golkar bisa mengusung calonnya sendiri," kata Ical di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2019).
Kendati demikian, dia tetap mengapresiasi capaian Golkar saat ini yang berhasil menempati posisi kedua sebagai partai dengan raihan kursi terbanyak. Namun, Ical yakin Golkar mampu bekerja lebih baik.
"Ya itu memang keadaan yang sangat sulit untuk bisa ke nomor dua kan baik. Tentu kita ada evaluasi, tapi saya kira apa yang sudah dilakukan baik-baik dari keadaan yang begitu berat," ucapnya.
Pada Pemilu 2019, Golkar mengusung pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Sementara itu, berdasarkan hasil Pileg 2019, Golkar meraih 12,31 persen suara. Jika dikonversikan, diperkirakan Golkar mendapatkan 85 kursi di parlemen. (tsa/zak)











































