Urutan Ibadah Haji yang Harus Diingat

Abdul Jalil - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 14:55 WIB
Ilustrasi Ibadah Haji (Ardhi Suryadhi/detikcom)
Jakarta - Memasuki bulan Zulhijah, umat Islam dipertemukan dengan momen ibadah yang sangat sakral dan dilaksanakan setahun sekali, yaitu ibadah haji ke Tanah Suci.

Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, wajib dilaksanakan bagi yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. Sebagai salah satu kewajiban seorang muslim, penting diketahui bahwa ibadah haji ini memiliki beberapa hal yang harus dilaksanakan.

Ada ibadah haji yang dilakukan wajib, yakni rukun haji. Rukun haji menentukan keabsahan ibadah haji. Meninggalkan rukun haji berarti tidak sah hajinya. Rukun haji tidak dapat digantikan dengan denda atau dam dan lainnya.

Berikut ini urutan ibadah haji dilihat dari rukun haji:


1. Ihram

Ihram adalah menjalankan niat untuk ibadah haji karena Allah SWT. Perlu diperhatikan juga terkait tempat dan waktu mikat, yang akan berkaitan erat dengan wajib haji.

Dianjurkan untuk mandi, memakai wewangian, salat dua rakaat, dan mengenakan pakaian tak berjahit.

2. Wukuf

Wukuf atau berhenti di Arafah, dimulai dalam rentang zuhur tanggal 9 Zulhijah sampai 10 Zulhijah. Jemaah bisa mengambil waktu siang sampai setelah magrib ataupun malam harinya sampai menjelang subuh. Saat itulah jemaah memohon doa kepada Allah SWT.

3. Tawaf

Tawaf adalah mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali. Putaran ini dimulai dari sekiranya arah dari Hajar Aswad, dan Kakbah berada di sisi kiri badan jemaah haji. Gampangnya, orang berhaji berputar melawan arah jarum jam.


4. Sai

Sai adalah berjalan kaki dari Bukit Shafa dan Marwah. Dimulai di Bukit Shafa, kemudian berjalan sampai tujuh kali perjalanan hingga berakhir di Bukit Marwah.

5. Tahalul

Tahalul ialah mencukur rambut kepala setelah semua rangkaian haji selesai. Waktunya sekurang-kurangnya adalah setelah lewat tanggal 10 Zulhijah.

Selain rukun, ada wajib haji. Wajib haji tidak berpengaruh pada keabsahan haji. Orang yang meninggalkannya tanpa uzur terkena dosa atas kelalaiannya dan diwajibkan membayar dam atau denda.

Adapun wajib haji ada 6, yaitu:

1. Mabit di Muzdalifah

2. Lempar jamrah aqabah tujuh kali

3. Lempar tiga jamrah di hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).

4. Mabit pada malam tasyrik

5. Ihram dari mikat

6. Tawaf wada

Penting untuk mengetahui urutan ibadah haji. Hal ini agar terhindar dari membayar dam (denda) dan lebih sempurna ibadahnya. (nwy/nwy)