Doa Lintas Agama untuk Kiai Penuh Karisma

ADVERTISEMENT

Round-Up

Doa Lintas Agama untuk Kiai Penuh Karisma

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 07 Agu 2019 19:31 WIB
Ilustrasi Mbah Moen (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Wafatnya KH Maimun Zubair atau Mbah Moen tidak hanya membawa duka bagi umat Islam, tapi juga umat beragama lain. Doa untuk ulama karismatik itu turut mengalir dari umat lintas agama.

Dirangkum detikcom, Rabu (7/8/2019), Mbah Moen meninggal dunia di Mekah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Jenazah Mbah Moen telah dimakamkan di pemakaman Al Ma'la, Mekah, pada Selasa (6/8) sekitar pukul 12.45 waktu Saudi.

Pemuda lintas agama di Kota Mojokerto menggelar doa bersama untuk Mbah Moen. Doa bersama itu disebut merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok Mbah Moen yang selama ini dinilai menjadi panutan semua umat.


Doa bersama pemuda lintas agama digelar di Gereja Santo Yosep, Jalan Pemuda, Kelurahan Gedongan, Kota Mojokerto. Pemuda lintas agama yang ikut dalam acara ini ialah Pemuda GKI Mojosari, Pemuda Gereja Paroki, Paseban Majapahit, Ansor Kota Mojokerto, KNPI Kota Mojokerto, dan Gusdurian.

Doa bersama berlangsung khidmat sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Tampak foto almarhum Mbah Moen diletakkan di tengah-tengah para pemuda lintas agama yang berdoa. Foto kiai pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, ini dihiasi lilin dan bunga.


Romo Gereja Katolik Santo Yosep Tomi Cornelius mengatakan doa bersama ini menjadi wujud penghormatan terakhir para pemuda lintas agama kepada Mbah Moen. Para pemuda lintas agama mendoakan arwah Mbah Moen mendapatkan kemuliaan.

"Semoga beliau diterima di sisi Tuhan dan ditempatkan pada alam yang mulia," kata Romo Tomi.



Di Jember, para umat Katolik juga menggelar doa bersama atas kepergian Mbah Moen. Doa bersama digelar di gereja SMAK Santo Paulus.

Mbah Moen disebut sebagai sosok pemersatu umat. Pendeta Katolik Jember, Romo Antonius Denny O Carm, mengatakan Mbah Moen merupakan ulama panutan yang telah membumikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.


"Kiai Maimun adalah tokoh toleransi dan tokoh pemersatu umat di Indonesia. Beliau ulama panutan yang selalu memperjuangkan persatuan dan persaudaraan sebagai nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan," kata Antonius.


Ia berharap akan lahir tokoh-tokoh seperti Mbah Moen di masa mendatang. Antonius mengatakan Mbah Moen juga teladan bagi umat Katolik.

"Kami berharap di Indonesia semakin banyak tokoh agama dan ulama yang seperti Kiai Maimun Zubair," ucapnya.



Tonton Video Al Ma'la, Pemakaman Tertua Tempat Peristirahatan Terakhir Mbah Moen:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT