Polri Bentuk Tim Khusus Investigasi Penyebab Listrik Padam Massal

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 07 Agu 2019 17:44 WIB
Mabes Polri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polri membentuk tim khusus untuk menginvestigasi penyebab padamnya listrik di separuh Pulau Jawa pada Minggu, 4 Agustus, lalu. Tim khusus ini beranggotakan 30 orang.

"Untuk Bareskrim, kurang-lebih ada 30 orang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).


Tim Bareskrim tersebut terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Direktorat Tindak Pidana Siber. Sedangkan pihak eksternal yang terlibat berasal dari ITB, BPPT, Kementerian ESDM, dan satu pakar kelistrikan.

"Terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu, kemudian Direktorat Siber. Kemudian dari tim yang dipimpin Pak Fadil (Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Brigjen Fadil Imran) melibatkan eksternal dari ahli ITB, BPPT, ESDM, dan satu ahli dari luar negeri doktor Rizal," jelas Dedi.


Dedi menerangkan Direktorat Tindak Pidana Siber dilibatkan karena peristiwa blackout pernah terjadi di salah satu negara di Eropa dan penyebabnya adalah serangan siber.

"Kenapa dilibatkan juga dari siber? Karena ini rawan, karena pengalaman di Eropa, blackout terjadi karena ada serangan siber dan illegal access," terang Dedi.

Blackout di separuh Pulau Jawa terjadi pada Minggu (4/8). Pada Senin (5/8), PLN melakukan pemadaman listrik bergilir di Jabodetabek. Penyebab blackout, menurut PLN, adalah pohon sengon setinggi 8,5 meter yang menjulang dan mengenai kabel listrik di wilayah Gunungpati, Jawa Tengah.




Tonton Video PLN Janji Beri Kompensasi ke Warga Pascapemadaman Massal:

[Gambas:Video 20detik]

(aud/gbr)