Geger Pungli Pengambilan Jenazah Anggota Seventeen

Round-Up

Geger Pungli Pengambilan Jenazah Anggota Seventeen

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 06 Agu 2019 19:30 WIB
Manajemen Seventeen bersaksi di persidangan pungli ambil jenazah. (Bahtiar/detikcom)
Manajemen Seventeen bersaksi di persidangan pungli ambil jenazah. (Bahtiar/detikcom)
Serang - Kasus pungli ambil jenazah kini memasuki tahap persidangan. Ketiga terdakwa, yaitu Tb Fathullah, Budiyanto, dan Indra Maulan, disidang di Pengadilan Negeri (PN) Serang.

Sidang kesaksian yang berlangsung hari ini beragendakan mendengarkan kesaksian. Salah satu saksi yang dihadirkan ialah manajemen band Seventeen, Herman Andrew Bong. Tsunami di kawasan Serang-Pandeglang itu terjadi pada 22 Desember 2018.

Andrew pun bercerita soal pungutan biaya yang terjadi saat mengambil jasad rekan-rekan Seventeen di RSDP Serang. Di RSDP, ia kemudian mengurus jenazah, dari pemulasaraan, formalin, hingga peti jenazah, dengan terdakwa Fathullah di instalasi forensik. Di sana, ia diberi penjelasan mengenai prosedur dan biaya pengurusan jenazah.

"Setelah itu, diberi tahu prosedurnya diarahkan ke satu ruangan untuk biaya-biayanya, saya ketemu (terdakwa) Fathullah. Saya bertanya ke beliau, dijelaskan prosedur dan dijelaskan biaya-biayanya," kata Herman di Serang, Banten, Selasa (6/8/2019).


Personel Seventeen yang jadi korban tsunami ialah Herman, Bani, dan Andi, serta Oki Wijaya (manajer band). Selain itu, istri Irfan, vokalis Seventeen, Dylan Sahara, meninggal dunia akibat bencana ini.

Herman sendiri mengurus 5 jenazah, 3 di antaranya adalah Awal Purbali (Bani), Oki, dan Rukman Rustam di RSDP Serang, pada 23 Desember 2018 atau sehari setelah tsunami. Ketiganya ditagih dalam kuitansi yang dirinci untuk pemulasaraan, formalin, dan peti mati dalam dua kuitansi Rp 6,5 juta dan Rp 2,3 juta.

Sedangkan 2 jenazah lain, yakni Windu Andi dan Dylan Sahara, yang datang pada 24 Desember, ditagih Rp 7,3 juta dan 3,2 juta.

Geger Pungli Pengambilan Jenazah Anggota SeventeenTerdakwa kasus pungli jenazah di RSDP Serang. (Bahtiar Rifai/detikcom)

"Untuk 3 jenazah hari pertama Rp 6,5 ditambah Rp 2,3 juta. Hari kedua kita menyiapkan untuk hari pertama. Dylan Sahara Rp 7,3 juta plus peti jenazah dan Windu Rp 3,2 di luar peti jenazah," kata Herman.

Selanjutnya
Halaman
1 2