detikNews
Senin 05 Agustus 2019, 16:14 WIB

Huntara Pengungsi Korban Gempa Palu Terbakar

Mohammad Qadri - detikNews
Huntara Pengungsi Korban Gempa Palu Terbakar Foto: Huntara di Palu terbakar (Qadri-detik)
Palu - Hunian sementara (Huntara) korban gempa Palu di Sigi, Sulteng terbakar. Sebanyak 20 kepala keluarga pun kehilangan huniannya akibat kejadian itu.

Terbakarnya dua Huntara di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, menghanguskan 20 bilik atau kamar korban pengungsian gempa dan likuefaksi pada Minggu (4/8) sore. Api diduga dipicu akibat aliran listrik yang korsleting listrik.

"Percikan api dan kencangnya angin saat itu, membuat warga lainnya berhamburan untuk keluar dari bilik Huntara. Tidak ada yang bisa diselamatkan, karena api sangat cepat merembes ke bilik lainnya yang terbuat dari bahan klasibor," kata Mutriani (50), saat ditemui di Huntara Sigi, Senin (5/8/2019).



Para pengungsi yang dominan umat muslim, sangat mengharapkan bantuan pakaian layak pakai dan makanan untuk sehari hari. Mereka juga butuh alat salat karena akan merayakan Idul Adha akhir pekan nanti.

"Sudah tidak lama lagi Hari Raya Idul Adha, semua pakaian sudah habis terbakar, kita sangat butuh pakaian bersih atau pakaian sholat,"ucapnya sambil mengeluarkan air mata.

Huntara Pengungsi Korban Gempa Palu TerbakarFoto: Huntara di Palu terbakar (Qadri-detik)


Kepala Huntara, Nikson mengatakan bahwa 2 unit Huntara blok 8 yang menyediakan 20 bilik itu hangus dan tak bisa dipakai lagi. Semua bangunan tidak bisa lagi digunakan kembali, dinding, tiang dan atap Huntara pun sudah sangat rusak parah.



"Dengan kejadian seperti ini, kami harap agar tidak kembali terulang. Sehingga sangat mengharapkan bantuan pihak yang berwenang bisa mengungkap penyebab terbakarnya Huntara. Agar bisa di antisipasi dengan pengungsi gempa lainnya yang menempati Huntara,"jelas Nikson.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com