Dishub DKI Kaji Penerapan Ganjil Genap untuk Motor

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 02 Agu 2019 13:49 WIB
Kawasan Ganjil Genap di Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Dishub DKI Jakarta sedang mengkaji aturan ganjil genap. Salah satunya adalah mempertimbangkan motor masuk dalam aturan ganjil genap tersebut.

"Ini termasuk yang kami diskusikan. Tentu kita akan kaji lebih lanjut ya bagaimana dengan sepeda motor. Karena sekarang berdasarkan data, dari hasil implementasi ganjil-genap selama enam bulan kemarin, itu sepeda motor itu 72 persen lebih," kata Syafrin kepada wartawan, Jumat (2/8/2019).


Dishub DKI Kaji Penerapan Ganjil Genap untuk MotorFoto: Beredar info ganjil genap di Fatmawati dan Salemba (Instagram Dishub DKI)

Berdasarkan evaluasi, pengendara mobil justru beralih ke motor ketika ganjil genap diberlakukan. Padahal, mereka sebenarnya diharapkan berganti moda ke transportasi publik.

"Komposisi sepeda motor di daerah ganjil-genap itu 72 persen lebih. Artinya begitu ada pembatasan yang kita harapkan para pengguna kendaraan pribadi shifting ke public transport tidak terjadi, mereka justru memilih ke sepeda motor," sebutnya.



Dia mengatakan masih terus mengkaji aturan ganjil genap. Salah satu pertimbangannya adalah menekan angka polusi udara.

"Sebelumnya sekitar 70 persen polutan itu sumber pencemarnya adalah kendaraan bermotor. Tapi sekarang dia polutan yang sumber pencemarnya dari kendaraan bermotor itu naik menjadi 75 persen," jelas Syafrin.


Larangan Dicabut, Muncul Wacana Ganjil-Genap Motor di Jalan Thamrin:

(fdu/imk)