Helikopter Sebulan Hilang di Papua, TNI Kerahkan Pesawat Intai Strategis

Idham Kholid - detikNews
Kamis, 01 Agu 2019 22:22 WIB
Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi. (Dok Mabes TNI)
Jakarta - Helikopter MI-17, yang hilang sejak sebulan yang lalu di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, belum ditemukan. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengerahkan Pesawat Intai Strategis CN-235 dari Skadron Udara 5, Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, milik TNI AU untuk mencari heli itu.

"TNI juga akan mengerahkan Heli Bell 412 AD dan Boeing 373 Intai Strategis, termasuk CN-235 pendorong logistik yang akan diberangkatkan besok pagi, 2 Agustus 2019 melalui Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi dalam keterangannya, Kamis (1/8/2019).


Sisriadi mengatakan pencarian Helikopter MI-17 Nomor Reg HA-5138 milik TNI AD yang hilang kontak di kawasan Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sejak 28 Juni 2019, belum dihentikan. Pencarian masih terus dilakukan hingga kini.

"Memasuki hari ke-33, TNI masih melakukan pencarian Helikopter MI-17 yang membawa 12 orang, terdiri dari tujuh orang kru dan lima orang personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos," ujarnya.


Seperti diketahui, Helikopter MI-17 milik TNI AD hilang kontak setelah sepuluh menit lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Helikopter itu hendak menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Helikopter tersebut tengah melakukan misi Pendorongan Logistik (Dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab. (idh/zak)