Foto Bareng SBY akan Dipajang

Penerima NPWP ke-10 Juta (3)

Foto Bareng SBY akan Dipajang

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2005 17:26 WIB
Foto Bareng SBY akan Dipajang
Jakarta - Bangga dan haru bercampur menjadi satu. Itulah perasaan penerima NPWP ke-10 juta Imam Suyanto, yang sehari-hari menjadi Kepala Sekolah SMP 143 Jakarta Utara. Pria berkulit bersih ini akan memasang foto saat disalami Presiden SBY di rumahnya. Formulir NPWP ke-10 juta memang diserahkan langsung Presiden SBY kepada Imam Suyanto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2005). Seremonial penyerahan NPWP ke-10 juta itu dihadiri oleh para pejabat negara, tokoh politik, dan tokoh-tokoh penting. Selain SBY, acara itu dihadiri juga Wapres Jusuf Kalla. Juga ada para ketua lembaga tinggi negara, menteri-menteri, dan pejabat teras Departemen Keuangan. Para tokoh politik, seperti Amien Rais dan Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir, juga hadir. Imam sangat terkesan dengan acara penyerahan NPWP itu. Maklum, selama ini dia tidak pernah membayangkan bisa bertemu SBY. Karena itulah, dia sangat ingin mengabadikan jabat tangannya dengan SBY. Tapi, Imam mengaku tidak tahu bagaimana cara mendapatkan foto dirinya saat disalami Presiden. Saat itu memang kilatan lampu blitz kamera bertubi-tubi menghampiri wajah bapak berumur 43 tahun ini. "Mas, gimana ya caranya agar bisa dapat foto saya dengan presiden," tanya Imam saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (19/10/2005).Ketika ditanyakan untuk apa foto yang dia minta, Imam mengaku akan memajang foto itu sebagai kenang-kenangan. "Saya akan pajang dong, Mas. Kan tidak semua orang bisa bersalaman dengan presiden. Itu kan kenang-kenangan untuk anak cucu," terangnya.Imam juga menceritakan ucapan SBY saat berjabat tangan. Saat itu, Presiden SBY mengucapkan selamat kepada Imam karena telah menjadi wajib pajak pajak ke-10 juta . "Lantas SBY bertanya, Anda bertugas dimana? Saya jawab guru dan sekaligus Kepala SMP 143 Jakarta Utara. Lantas, SBY kembali memberikan selamat, dan saya jawab terima kasih," ungkap Imam. Pria ganteng yang mengaku berpenghasilan tetap Rp 1,9 juta dan mendapat tunjangan kesra dari Pemda DKI sebesar Rp 850 ribu per bulan juga mengaku bahwa dirinya tidak begitu paham dengan masalah perpajakan. Meski demikian, dirinya sebagai warga negara mengaku siap untuk menjadi wajib pajak patuh.Imam sebelum menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP 143 Jakarta Utara, sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMP 231 Jakarta Utara. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads