Kisah Inspiratif Alumni SMA Unggulan CT Arsa Foundation

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 27 Jul 2019 14:07 WIB
Kisah Inspiratif Alumni SMA Unggulan CT Arsa Foundation (Foto: Alfons/detikcom)
Jakarta - Alumni lulusan SMA unggulan CT Arsa Foundation berbagi pengalaman inspiratif dan mengharukan. Mereka bercerita mengenai perjuangan meraih kesuksesan meskipun kondisi ekonomi serba berkecukupan.

Salah satu alumni, Hermansyah, merupakan seorang alumni sekolah unggulan CT Arsa Foundation yang sudah lulus kuliah pada 2018. Dia mengaku tidak pernah terpikir untuk menjadi sarjana.

Dia bercerita dulu bersusah payah membiayai perkuliahan. Namun dia tetap meneruskan usahanya dan sukses lulus sebagai wisudawan terbaik di kampusnya.

"2018 saya sah jadi sarjana dan jadi wisudawan terbaik di Sumatera Utara, ayah di kampung dulu bilang jangan kamu mimpi jadi sarjana, jadi petani saja," kata Hermansyah mengawali ceritanya di Auditorium Bank Mega, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2019).


Foto: Alfons/detikcom


Hermansyah kemudian meneruskan pendidikannya di program profesi. Selain itu, dirinya mengaku mendapatkan penghargaan dalam bidang penelitian di Korea.

"Saya kuliah lagi program profesi dan kemarin saya bisa harumkan nama Indonesia di Korea, saya dapat gold medal di bidang penelitian," ungkapnya.

Hermansyah berpesan agar tidak menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi. Menurutnya, semua orang berhak mempunyai mimpi yang tinggi.

"Lahir di tengah kemiskinan tentu bukan pilihan, mimpi tak pandang kau menteri atau anak petani, bermimpilah setinggi tingginya, tak usah kau ragu kalau tak sanggup menggapainya. Selagi kamu mampu membayangkannya, maka yakin kau pasti bisa meraihnya," ujar Hermansyah.



Senada dengan Hermansyah, alumni lainnya Dinda Sehzaria mengaku memiliki banyak prestasi dan menjadi juara ketika ikut sekolah unggul CT Arsa Foundation. Dia mengaku tidak menyesal dilahirkan dalam kondisi yang kurang beruntung.

"Ayah selalu berpesan janganlah menyesal karena kamu dilahirkan dalam keadaan seperti ini, tapi menyesalah ketika kamu mati masih dalam kondisi seperti ini," ungkapnya.

Sementara itu, Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mengaku bangga menjadi saksi atas capaian para alumni CT Arsa Foundation. Menurutnya anak-anak lulusan CT Arsa Foundation merupakan bibit unggul.

"Anda itu adalah bibit-bibit unggul uang luar biasa. Kedua karena anda berada dari keluarga yang tidak ada apa-apa, (maka) spirit daya juang anda itu jauh lebih besar jadi orang yang biasanya sudah memiliki apa-apa. Dua kombinasi ini adalah kombinasi luar biasa," sebut Chairul.

Chairul berpesan agar modal bibit unggul dan daya juang ini bisa direalisasikan. Ia berharap lulusan CT Arsa Foundation bisa meraih kesuksesan.

"Dia (kesuksesan) tidak akan berhasil anda raih tanpa sebuah proses yang panjang dan melelahkan, tidak ada kesuksesan seperti membalik tangan, tidak ada yang mudah diraih, semua melalui proses yang diperjuangkan, kami tidak pernah minta apapun, kami hanya minta jadikan anda orang yang sukses yang bisa jadi agen perubahan," ujar Chairul. (maa/knv)