Koalisi Jokowi Sudah Cukup, Pintu Buat Parpol Lain Tertutup?

Round-Up

Koalisi Jokowi Sudah Cukup, Pintu Buat Parpol Lain Tertutup?

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Jul 2019 06:21 WIB
Foto: Jokowi-Maruf Amin Hadiri Pembubaran TKN (Grandyos Zafna)
Foto: Jokowi-Ma'ruf Amin Hadiri Pembubaran TKN (Grandyos Zafna)
Jakarta - Di tengah berhembusnya isu akan bertambahnya koalisi pro pemerintah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan jika kekuatan koalisinya saat ini sudah cukup kuat. Apakah pintu buat parpol lain masuk ke dalam koalisi sudah tertutup?

Pernyataan Jokowi ini disampaikan sebelum menghadiri pertemuan dengan sekjen partai koalisi Jokowi di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakpus, Jumat (26/7/2019). Jokowi menjawab pertanyaan wartawan mengenai apakah kekuatan koalisi propemerintah saat ini sudah cukup kuat.

"Kalau ditanya sudah cukup atau belum, sudah cukup," kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mendapatkan sejumlah pertanyaan dari wartawan mengenai kemungkinan bertambahnya anggota koalisi. Jokowi berulang kali menyatakan belum ada pembahasan secara khusus mengenai penambahan anggota koalisi itu. Namun, begitu ditanya mengenai seberapa kuat koalisinya saat ini, Jokowi menegaskan koalisinya sudah cukup kuat.

"Kekuatan sudah cukup," Jokowi menegaskan.

Jumat (26/7) lalu, Jokowi menghadiri pertemuan dengan sekjen partai koalisinya untuk membubarkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Tim yang dibubarkan ini merupakan tim sukses untuk memenangkan pasangan nomor 01 pada Pilpres 2019 tersebut.


Sementara itu, PPP sebagai salah anggota parpol koalisi Jokowi menyerahkan sepenuhnya keputusan bertambah atau tidak anggota koalisi kepada Jokowi. PPP pun yakin Jokowi akan meminta pertimbangan para ketum parpol koalisi lainnya.

"Nah pertanyaannya apakah koalisi itu akan bertambah anggotanya atau tidak. Saya kira kalau soal ini akan menjadi ranahnya pak Jokowi ketemu para ketua umum, yaitu tidak sore ini, nanti ada waktu dan tempatnya tersendiri di mana pak Jokowi itu akan para ketua umum secara keseluruhan. Di situ lah akan disinggung," ujar Sekjen PPP Arsul Sani di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7).

Namun, ia belum mengetahui apakah nantinya ada penambahan partai dalam KIK. Jokowi kata Arsul yang dapat menentukan.
Selanjutnya
Halaman
1 2