Akui Memukul, Kriss Hatta Minta Maaf dan Ingin Berdamai dengan Anthony

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 26 Jul 2019 12:35 WIB
Foto: Screenshot 20detik
Jakarta - Kriss Hatta mengakui perbuatannya memukul artis FTV, Antony Hilenaar di sebuah kelab malam di Jakarta Selatan. Kriss menyampaikan permintaan maafnya dan ingin berdamai dengan Antony.

"Ya lebih baik kita selesaikan secara perdamaian di kantor polisi, ya saya hanya bisa menyampaikan saya memang melakukan kesalahan itu dan berniat untuk meminta maaf sedalam-dalamnya jika memang berkenan," kata Kriss dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Kriss berharap bisa dimediasi untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Keluarga Kriss pun tengah berupaya menghubungi Antony untuk perdamaian.

"Karena dari sisi saya, sisi keluarga ingin menyelesaikan ini secara mediasi. pihak keluarga udah menghubungi pelapor, beliau sedang ada di Bali katanya dan pulang di hari Jumat (hari ini, red) ya mudah-mudahan pelapor berkenan untuk menerima permintaan maaf dari saya," katanya.

Kriss menyesali perbuatannya. Perdamaian dengan Anthony adalah upaya terakhirnya untuk keluar dari masalah ini.

"Kita akan melakukan upaya perdamaian secara face to face dan saya juga akan meminta maaf kepada beliau secara khalayak umum, atau mungkin di depan banyak media bahwa saya memang melakukan kesalahan itu, dan sangat menyesali kenapa itu harus terjadi," tuturnya.

Dia berharap Antony memaafkan dirinya. Dia berharap setelah kejadian ini bisa berteman baik dengan Antony.

"Saya meminta maaf kepada saudara berinisial A, ya saya sorry banget. Ya mungkin dengan adanya permasalahan ini kalau doa kita baik, misalnya pelapor doanya baik, saya baik, siapa tahu kita dipertemukan dalam pekerjaan mulia, ya malah jadi sohib. Karena yang udah-udah nih teman kena kasus 351, setelah dilakukan mediasi itu jadinya sohib banget," imbuhnya.

Kriss dan Antony memang saling kenal sebelumnya. Namun perkenalannya tidak begitu dekat.
"Saya tidak tahu apakah setelah ini saya jadi ce-es sama pelapor yang tadinya hanya sekadar kenal, sekadar tahu muka, tapi setelah ini mungkin kita bisa bertukar pekerjaan. Kita nggak tahu ya jalan Tuhan seperti apa," sambungnya.

Kriss juga menjelaskan mengapa dirinya tidak langsung meminta maaf setelah kejadian. Kris sendiri dilaporkan atas pemukulan itu ke polisi pada tanggal 6 Juli 2019 dan belum sempat melakukan mediasi dengan pelapor.

"Karena tanggal 9 (Juli) 'kan saya masuk penjara 'kan. Jadi sangat mepet sekali waktunya, tanggal 6 (Juli) kejadiannya jam 3.30 pagi, tanggal 7 (Juli) saya lihat beritanya bahwa pelapor melakukan pengaduan ke Polda Metro Jaya, tanggal 9-nya saya P21 kasus pemalsuan dokumen (buku nikah dengan Hilda Vitria, red). Jadi sebenernya kasus ini sangat mepet, selama 3 bulan tidak ada desas-desus sama sekali, setelah saya keluar ya dilakukanlah penjemputan itu, mungkin saya 'pas bebas itu tidak langsung minta maaf pada pelapor, tapi saya minta maaf," bebernya.

Kriss menjalani masa penahanan selama 80 hari sebelum akhirnya divonis bebas atas kasus pemalsuan buku nikah. Dia baru 3 minggu menghirup udara bebas sebelum akhirnya ditangkap kembali oleh polisi di kasus penganiayaan.

Setelah bebas dari penjara, Kriss memang tidak langsung meminta maaf kepada Antony. Ia beralasan saat itu masih membenahi kehidupannya setelah bebas dari penjara.

"Tapi perlu diketahui setelah kita keluar dari permasalahan hukum yang sangat besar banyak sekali yang harus dibenahi, mulai dari segi finansial, segi nama baik dan lain-lain itu harus diperbaiki dulu, itu selesai baru saya melakukan pertemuan kepada pihak pelapor, niat saya begitu. Cuma mungkin ada kesalahpahaman pelapor dengan kasus ini yang diharuskan dengan cara penjemputan paksa. Padahal surat panggilan pertama dan kedua itu datang ke alamat rumah saya yang lama. Jadi saya tidak tahu kalau kasus ini berjalan, sejujurnya saya tidak tahu. Memang kabar beredar kalau saya dilaporkan itu saya tahu," paparnya.



Eksklusif! Kriss Hatta Bicara Soal Penganiayaan dan Harapan:

[Gambas:Video 20detik]

(mei/fjp)