Ini Awal Mula Jefri Nichol-Robby Ertanto Terjerat Ganja hingga Ditangkap

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 25 Jul 2019 16:25 WIB
Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Polisi menyebut artis Jefri Nichol dan sutradara Robby Ertanto merupakan dua teman dekat. Keduanya mengeluh susah tidur sehingga coba-coba mengonsumsi ganja.

"Awalnya mereka ini berteman karena kedekatan ada komunikasi antara teman. Kedekatan kemudian saling ada sharing-lah keluhan 'saya kok susah tidur'. Kemudian di situlah mencoba untuk menggunakan itu," kata Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).



Vivick mengatakan pihaknya belum menyelidiki indikasi hubungan pekerjaan dua orang tersebut dengan penyalahgunaan narkoba. Menurut Vivick, Jefri dan Nichol sama-sama menyadari perbuatan yang mereka lakukan salah.

"Kita belum interview sampai ke arah pekerjaannya. Paling penting bagi kami adanya pengakuan barang bukti dan terbukti ada padanya. Mereka sadar barang tersebut barang narkotika jenis ganja dan mereka sadar melakukan penyimpangan," ujar dia.



Robby ditangkap pada Selasa (23/7) pukul 08.00 WIB. Dia diciduk setelah polisi menangkap artis Jefri Nichol.

Dari penangkapan itu, polisi menyita ganja seberat 15 gram. Robby disebut sampai saat ini belum didampingi kuasa hukum.

"RE sampai detik ini belum ada lawyer yang mendampingi, Keluarga pun sudah menjenguk keadaan RE baik-baik saja, kondisi fisiknya juga baik. Kami memperlakukan RE baik, RE sangat kooperatif memberikan semua keterangannya dan membenarkan apa yang hasil dari interview dari JN," ujar dia.

Video: Isak Tangis Jefri Nichol saat Minta Maaf Sudah Pakai Narkoba

[Gambas:Video 20detik]



Robby juga sudah buka suara mengenai kasus narkoba yang menjeratnya. Dia mengaku menyesal telah mengonsumsi barang haram tersebut.

"Saya salah, saya menyesal," kata Robby.



Pernyataan senada disampaikan Jefri Nichol. Dia menyebut perbuatannya sebagai suatu kebodohan.

"Kesalahan saya, kebodohan saya pakai ganja," kata Jefri di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (24/7).

Jefri ditangkap di kawasan Santa, Jakarta Selatan, pada Senin (22/7) malam. Saat itu dia sedang membeli kertas pembungkus tembakau atau yang dikenal sebagai papir di sebuah minimarket.

Dari situ, polisi kemudian membawa Jefri ke rumahnya di Kemang, Jaksel. Di rumahnya ditemukan ganja seberat 6,01 gram.

(knv/hri)