detikNews
2019/07/22 20:34:33 WIB

Round-Up

Perebutan Kursi MPR Kian Panas

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 3
Perebutan Kursi MPR Kian Panas Ilustrasi (Lamhot Aritonang/detikcom)



Gerindra, yang sudah mulai tancap gas, menilai posisi MPR sangat strategis untuk ikut menjaga keutuhan bangsa dan negara. Terlebih, MPR dianggap Gerindra cocok sebagai wadah pengejawantahan pemikiran ketua umumnya, Prabowo Subianto, yang telah memberi selamat kepada Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

"Kita nggak mau bicara tentang paket-paket itu, tapi kita harus sepakat dulu bahwa MPR ini adalah lembaga strategis. Dan untuk itu maka mari kita cari orangnya siapa yang tepat untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua (MPR). Kalau ditanya apakah Gerindra siap? Kita siap untuk menjadi pimpinan MPR," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR Fary Djemy Francis.

Selain itu, Fary menyebut pemikiran Jokowi dan Prabowo, yang berlaga dalam Pilpres 2019, tidak perlu dipertentangkan, tapi justru harus dikolaborasikan. Sementara pemikiran Jokowi tertuang dalam pemerintahan, Fary menyebut pemikiran Prabowo dapat diejawantahkan melalui MPR.

"Alangkah lebih baik bila pemikiran-pemikiran Pak Jokowi tertuang di pemerintah, sementara pemikiran-pemikiran Pak Prabowo terejawantahkan di parlemen, dalam hal ini MPR. Sebab, untuk pimpinan DPR sudah ada mekanisme dan ketetapannya," katanya.

Di sisi lain, PKB sebagai salah satu partai pengusung Jokowi-Ma'ruf merasa lebih pantas mengisi posisi itu. "PKB pastinya begitu (lebih pantas), karena banyak pengamat menyampaikan juga supaya ada kira-kira ada kombinasi agamis-nasionalis," ujar Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid, Sabtu (20/7).




Hanya, ketika Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Ketua Umum PKB bertandang menemui Ketua Umum Surya Paloh, pembicaraan soal kursi Ketua MPR ditepis Cak Imin. Dia hanya menyebut koalisi harus solid.

Selepas Cak Imin, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa sowan kepada Paloh. Baik Cak Imin maupun Suharso memang berniat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Paloh, tapi di dunia politik selalu ada pembicaraan lain.

"Saya ucapkan happy birthday ke Pak Surya Paloh. Ada sedikit-sedikit (pembahasan Ketua MPR)," ujar Suharso.

Kepada Surya Paloh, Suharso juga mengaku ingin menjadi Ketua MPR, meski masih sebatas ide.

"Sebagai ide boleh saja," ucapnya.

Di balik perebutan itu, tiba-tiba muncul parpol besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membawa-bawa nostalgia. Apa itu?




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com