Argo Baru Berlaku, Perang Tarif Taksi di Jakarta Berlanjut
Selasa, 18 Okt 2005 10:31 WIB
Jakarta - Jika Anda ingin berhemat ongkos transpor, sebaiknya pilih-pilih taksi. Sebab perusahaan taksi besar di Jakarta telah mulai memberlakukan tarif baru. Tarif baru itu adalah pintu pertama (flag fall) Rp 5.000, ongkos per kilometer Rp 2.500 dan waktu tunggu Rp 25.000. Blue Bird, operator taksi yang menguasai Jakarta, telah menerapkan tarif baru itu pada Senin (17/10/2005) kemarin. Namun operator taksi lainnya seperti Sepakat, Gamya, Putra, dan Kosti, lebih suka memakai tarif lama yang keluar Maret 2005 lalu, yaitu Rp 4.000 untuk buka pintu, Rp 1.800/km dan ongkos tunggu Rp 18.000. Karena perbedaan tarif ini, taksi yang memakai tarif lama pun memasang pengumuman di kaca depan yang bertuliskan "Tarif Lama". Kelompok "tarif lama" ini sebelumnya telah memanfaatkan strategi jualan itu ketika Gubernur Sutiyoso mengeluarkan kebijakan menaikkan tarif taksi menjadi Rp 4.000 untuk buka pintu pertama dsb pada Maret lalu. Kelompok "tarif lama" memasang pengumuman menggunakan argo lama di bodi armada mereka. Tarif lama itu adalah Rp 3.000 untuk buka pintu pertama, Rp 1.500/km dan ongkos tunggu Rp 15 ribu/jam.Sekarang, kelompok "tarif lama" menggunakan argo yang berlaku Maret 2005. Perang tarif itu terpaksa dilakukan untuk menarik penumpang akibat tingginya persaingan. Berdasarkan data Organda DKI Jakarta, jumlah taksi yang beroperasi di ibukota sekitar 22 ribu unit. Dari jumlah itu, 6 ribu di antaranya berusia sekitar 5 hingga 10 tahun. Sedangkan yang kurang dari 5 tahun sekitar 10 ribu unit dan sisanya berusia lebih dari 10 tahun.Jumlah 22 ribu tentulah sangat besar. Padahal kenyataan di lapangan lebih dari data tersebut karena taksi yang izin usahanya di Depok, Tangerang dan Bekasi pun beroperasi sampai di wilayah Jakarta.
(nrl/)











































