detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 16:25 WIB

Tangkap Sinyal Jokowi, PPP Terbuka Bahas Nama Menteri di Mukernas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Tangkap Sinyal Jokowi, PPP Terbuka Bahas Nama Menteri di Mukernas Rusly Effendi (kanan) dan Achmad Badowi. (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta - Akhir pekan nanti PPP akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV. Dalam Mukernas tersebut, tidak tertutup kemungkinan ada pembahasan nama-nama menteri untuk mengisi pemerintahan 5 tahun ke depan.

Awalnya, Ketua DPP PPP Rusly Effendi mengungkapkan isi pertemuan partai dengan presiden terpilih Joko Widodo di Istana Bogor pekan lalu. Pertemuan itu turut mendiskusikan soal kontribusi PPP dalam kabinet.


"Beberapa waktu lalu, 9 Juli, kita sudah bersilaturahmi PPP pusat dan daerah bersama Pak Jokowi di Bogor. Dalam perbincangan, itu kita berdiskusi tentang bagaimana PPP ikut berkontribusi terhadap kabinet ke depan," ujar Rusly Effendi kepada wartawan di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

"Karena itu, kita serahkan sepenuhnya ke Pak Jokowi untuk memilih kader kita yang kompeten di bidangnya. Tentu tugas kita di DPP mempersiapkan kader-kader itu," tambah Rusly.


Perbincangan di Bogor bisa saja dibawa ke Mukernas. Mukernas nantinya bisa saja mendengar masukan kader PPP untuk membahas nama menteri. Dia menyebut Jokowi sudah mengirim sinyal.

"Alhamdulillah pada pertemuan itu kita disuruh beliau memberi isyarat 'PPP harus ngirim dong'. Karena itu, kita juga mendengar masukan di Mukernas. Tapi kader kita layak semua ini. Tapi tentu sesuai dengan mekanisme yang ada. Jadi nanti Mukernas bisa berkembang siapa yang layak kita utus atas nama partai PPP," sebut dia.


Rusly juga berbicara soal risalah 'Koalisi Indonesia Maju Republik Indonesia. Risalah Rapat Pengangkatan menteri Pembantu Presiden Dalam kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024'. PPP, yang tergabung dalam koalisi pemenang pemilu, mengatakan risalah tersebut hoax.

"Tapi kan sudah dijawab, itu hoax itu. Tidak benar," ujar Rusly Effendi.

"Ya itu nggak benar karena nama PPP nggak ada. Nggak benar," dia menambahkan.

Simak Video "Di Mukernas, Suharso Monoarfa Dikukuhkan Jadi Plt Ketum PPP"
[Gambas:Video 20detik]

(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com