detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 11:07 WIB

Ini Pengakuan Pengendara Rubicon Tersangka Penabrak Panitia Maraton

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Ini Pengakuan Pengendara Rubicon Tersangka Penabrak Panitia Maraton Ilustrasi gedung Polda Metro Jaya (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polisi menetapkan pengendara mobil Jeep Rubicon berinisial PDK (25) sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas karena menabrak panitia lomba lari maraton. PDK saat diperiksa polisi mengaku kesulitan mengendalikan mobil.

"Intinya, tidak mampu mengerem saat korban tiba-tiba berhenti di jalan. Tidak cukup jarak pengereman," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/7/2019).

Saat ditanya ulang mengenai kecepatan mobil, Nasir hanya menegaskan kecelakaan terjadi karena pengereman mendadak. "Jarak dan berhenti yang mendadak," katanya.





Pengendara Rubicon, PDK, menabrak pengendara motor bernama Lena Marissa pada pukul 03.28 WIB, Minggu (14/7). Korban mengalami luka-luka dan dibawa PDK ke RS MMC.

"(Korban) mengalami luka pada pipi kiri, dahi kiri, bibir atas lecet, hidung lecet, kepala belakang memar, pinggang memar. Masih dalam perawatan di RS MMC Jakarta Selatan," sebut Nasir.





Setelah itu, sekitar pukul 06.40 WIB, PDK mengendarai Rubicon keluar dari RS dan melintasi garis finis Milo Jakarta International 10K di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jaksel. Para peserta maraton sempat menghadang mobil, tapi PDK tetap melaju.

Pengendara Rubicon, PDK, dijerat Pasal 310 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman 1 tahun penjara.


Simak Video "Geger Rubicon Tabrak Panitia Maraton, Polisi Identifikasi Pengemudi"

[Gambas:Video 20detik]

Ini Pengakuan Pengendara Rubicon Tersangka Penabrak Panitia Maraton


Simak Video "Korban Kecelakaan Avanza Vs Truk di Cipali Dapat Santunan Puluhan Juta"
[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fjp)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com