detikNews
Senin 15 Juli 2019, 20:22 WIB

Adik Nazaruddin Absen Lagi Jadi Saksi, KPK Panggil Ulang 17 Juli

Haris Fadhil - detikNews
Adik Nazaruddin Absen Lagi Jadi Saksi, KPK Panggil Ulang 17 Juli Foto: Gedung KPK (Rachman Haryanto-detikcom).
Jakarta - Saksi bernama Muhajidin Nur Hasim untuk kasus dugaan suap dan gratifikasi Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso kembali absen. KPK menjadwalkan ulang pemanggilan Muhajidin pada Rabu (17/7).

"Pemeriksaan dijadwalkan ulang hari rabu (17/7)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (15/7/2019).

Febri tak menjelaskan alasan Muhajidin absen pada pemanggilan kali ini. Adik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin ini juga sempat absen saat dipanggil sebagai saksi untuk kasus ini pada 5 Juli 2019.

Bowo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Asty juga sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kini sudah menjalani persidangan.

Bowo diduga menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. KPK menduga duit itu diberikan agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).


Selain itu, Bowo diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. KPK menduga duit tersebut berasal dari empat sumber berbeda antara lain, terkait gula rafinasi, BUMN, penganggaran pembangunan pasar di Minahasa Selatan, dan terkait DAK Kepulauan Meranti.




Simak Juga 'Diperiksa KPK, Sekjen DPR Ditanya Status Bowo Sidik di Parlemen':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Siapa Dukung Perppu KPK?"
[Gambas:Video 20detik]

(haf/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com