detikNews
Senin 15 Juli 2019, 19:27 WIB

SMP di Bekasi yang Cuma Punya 2 Siswa Baru Terancam Ditutup

Isal Mawardi - detikNews
SMP di Bekasi yang Cuma Punya 2 Siswa Baru Terancam Ditutup Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Sebuah SMP swasta yang terletak di kawasan Perumnas 1 Bekasi, Jawa Barat, terancam ditutup. Sebabnya, sekolah itu hanya memiliki siswa 19 orang, bahkan tahun ajaran baru ini hanya ada dua siswa.

"Harusnya dua murid gitu ya nggak bisa jalan ya, dari mana uang operasionalnya, ya," ujar Kasi Sekolah Menengah Pertama Disdik Kota Mawardi saat dimintai konfirmasi, Senin (15/7/2019).

Pihak Disdik akan membuat sebuah tim untuk mengevaluasi sekolah tersebut. Mawardi menyebut adanya kemungkinan sekolah dengan jumlah murid yang sedikit akan digabungkan.

"Setelah PPDB ini kita mau bentuk tim apa namanya, kita evaluasi. Nanti bisa digabung sekolah yang terdekat," ujar Mawardi.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi Yuli mengatakan sekolah yang satu angkatannya hanya memiliki dua siswa tidak bisa beroperasi.

"Nggak (bisa beroperasi)-lah, dilihat izinnya, ada perwal (peraturan wali kota) yang menentukan," ujar Yuli.

Ia menyebut sebuah sekolah dapat beroperasi jika memiliki minimal tiga rombongan belajar (rombel).

"Minimal tiga rombel. Satu rombel (terdiri atas) 32 murid," ujar Yuli.



Sebelumnya diberitakan, sebuah sekolah swasta di Perumnas 1, Kayuringin, Kota Bekasi, hanya memiliki dua orang siswa dalam satu angkatan tahun ajaran 2019-2020.

detikcom menyambangi SMP tersebut pada Senin (15//2019) pagi. Pantauan pukul 09.00 WIB, hanya terdapat dua orang siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas 7.

"Siswanya sedikit, ya beginilah sepi. Dua orang (siswa)," ujar wakil kepala sekolah yang enggan disebut namanya saat ditemui wartawan di lokasi, Senin (15/7/2019). Si kepala sekolah juga meminta wartawan yang mendatangi sekolah ini untuk tidak menyebut secara terang nama sekolah tempat dia bekerja.

Ia menyebut jumlah siswa kelas 7, 8, dan 9 tak lebih dari 20 orang. Kelas 9 berjumlah 12 siswa, kelas 8 berjumlah 5 siswa, dan kelas 7 berjumlah 2 siswa.

"Saya tidak mau menyalahkan siapapun, lihat sendiri saja. Kita mencoba memberikan yang terbaik saja ini," ujarnya.





Simak Juga 'Imbas Sistem Zonasi, SMP di Tulungagung Cuma Dapat 5 Siswa':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Orang Tua Rela Ikut Upacara di Hari Pertama Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]

(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com