"Kita berpesan kepada ketua umum khususnya majelis etik membuat semacam rekomendasi dan evaluasi," ujar ketua Majelis Etik Partai Golkar Mohammad Hatta di Hotel Gran Melia, Jalan Rasuna Said, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).
Hatta mengatakan pertemuan tersebut membahas tiga hal. Pertama adalah seluruh kader partai Golkar diharapkan mendukung kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama kita berharap bahwa segenap jajaran kader partai terutama yang ada di legislatif dimana pun itu berada mendukung era pemimpinan baru Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin," kata Hatta.
Hatta melanjutkan bahwa dalam menghadapi Munas Golkar seluruh kader diminta untuk kompak. Menurutnya tugas Majelis Etik adalah menertibkan kader yang kiranya melakukan penyimpangan.
"Kedua kita melihat bahwa menghadapi Munas Golkar yang akan datang. Tentunya segenap Partai Golkar harus kompak. Majelis etik tentu mempunyai tugas untuk menertibkan, meluruskan berbagai hal-hal yang diperkirakan baik itu penyimpangan, maupun segala sesuatunya yang dekat membentuk perpecahan," lanjutnya.
Selanjutnya, Majelis Etik juga memberikan beberapa pesan kepada Airlangga selaku ketua umum Golkar. Ia meminta Airlangga untuk meluruskan penyimpangan etik yang dilakukan internal partai.
"Bagian yang ketiga di internal partai Golkar kita melihat memang masih ada upaya majelis etik meminta pada ketua umum untuk dapat meluruskan kode etik yang berhubungan dengan penyimpangan internal di kita," kata dia.
"Jadi kita berpesan kepada ketua umum menjaga kesatuan dan kesatuan," kata dia.
(lir/dkp)











































