detikNews
Senin 15 Juli 2019, 13:07 WIB

Periksa Brimob, Komnas HAM Uji Kesesuaian Protap di Penanganan Rusuh 22 Mei

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Periksa Brimob, Komnas HAM Uji Kesesuaian Protap di Penanganan Rusuh 22 Mei Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Amiruddin (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Komnas HAM memeriksa sejumlah polisi yang bertugas di lapangan saat kerusuhan 21-22 Mei. Menurut Komnas HAM, mereka yang diperiksa itu menyampaikan keterangan terkait konsentrasi massa, tindakan massa, hingga upaya polisi dalam menanganinya.

"Paling tidak dari yang disampaikan oleh beberapa, oleh Danyon, dan saat Brimob Polda DKI, mereka sudah mempersiapkan mengatasi situasi, tapi situasi itu berkembang sedemikian rupa, malam ada molotov, pelemparan batu, dan segala macam. Itu yang mereka melakukan penyekatan-penyekatan, dalam bahasa mereka kan seperti itu. Artinya, supaya massa ini bisa diurai begitu nanti. Massanya bertahan sampai pagi dan mereka menghadapi kesulitan juga karena sudah sampai malam, sudah capek, macam-macam. Begitulah kira-kira," kata Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Amiruddin, di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).



Amiruddin mengatakan pihaknya juga menanyakan apakah langkah yang diambil polisi itu sesuai dengan prosedur tetap (protap) atau tidak. Namun, menurut Amiruddin, Komnas HAM belum mengambil keputusan terkait hal itu karena masih memerlukan keterangan dari pihak lain.

"Nanti kami yang nilai itu, ya kan. Tapi mereka menyampaikan kondisi dinamisnya seperti apa di lapangan. Ya kita lihat nanti," ujar Amiruddin.

"Itu nanti, kesimpulan itu kan nanti. Ini kan masih kita periksa nih, mungkin besok masih ada yang datang ke sini kan," sambung dia.



Menurut Amiruddin, Komnas HAM sudah memeriksa pihak lain sebelum pemeriksaan terhadap polisi. Adapun pemeriksaan polisi diagendakan selesai satu pekan. Setelah itu, laporan hasil investigasi akan diumumkan pada awal Agustus.

"Ya pokoknya dalam 1 minggu ini kita selesaikan," ujarnya.

Jumlah polisi yang diperiksa Komnas HAM hari ini berjumlah sekitar 10 orang. Mereka didampingi oleh Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul Zaman.

"Tadi datang kalau tidak salah ada 10 apa, 10-anlah. Dari Brimob dan Samapta, itu yang datang. Satuannya Brimob dan Samapta didampingi oleh Pak Irwasda," ujar dia.

Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang kedua yang dilakukan Komnas HAM terhadap polisi. Sebelumnya, menurut Amiruddin, Komnas HAM sempat memeriksa Karo Ops Polda Metro Jaya.

Simak Video "Komnas HAM: Korban Tewas Rusuh Wamena Bukan Hanya Pendatang"
[Gambas:Video 20detik]

(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com