detikNews
Senin 15 Juli 2019, 13:05 WIB

Pemprov Minta Camat Jelaskan ke Warga Alasan Tampung Pencari Suaka

Arief Ikhsanudin - detikNews
Pemprov Minta Camat Jelaskan ke Warga Alasan Tampung Pencari Suaka Spanduk penolakan terhadap pencari suaka yang tinggal di Jakbar. (Jefrie detikcom/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan memberikan penjelasan atas penolakan warga sekitar terhadap pencari suaka yang ditampung di lahan eks Kodim Kalideres. Kesbangpol DKI meminta lurah dan camat berkomunikasi dengan warga penolak.

"Yang paling pasti, pendekatan pak lurah dan camat ke sana. Diinfokan kepada warga yang kira-kira tidak mendukung bahwa ini menjalankan Perpres 125 (Tahun 2016), pemerintah harus bantu pengungsi tersebut," ujar Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri saat dihubungi, Senin (15/7/2019).

Lurah dan camat setempat diminta memberikan penjelasan tentang alasan Pemprov DKI memberikan penampungan sementara.





"Kalau ada yang terganggu, diinformasikan, maaf kenyamanan terganggu sementara karena ada saudara kita mengungsi. Itu akan dapat simpati oleh dunia internasional, bahwa pemerintah pusat dan daerah membantu pengungsi. Itu disorot internasional, satu kali kalau kita ada bencana juga dibantu oleh internasional," kata Taufan.

Taufan juga yakin warga akan mengerti penjelasan pemerintah. Dengan begitu, diharapkan spanduk penolakan penampungan pencari suaka bisa diturunkan secara sukarela.




"Bantulah pemerintah. (Ini) membantu Anda juga, saudara Anda yang kesusahan di tempat lain akan dibantu oleh badan internasional. UNHCR kan badan internasional yang meminta bantuan kepada Indonesia. Insyaallah dalam waktu dekat spanduk selesai," kata Taufan.

Warga Daan Mogot sebelumnya membuat spanduk penolakan terhadap pencari suaka yang saat ini ditampung di Kalideres. Spanduk itu disebar di sepanjang jalan menuju pengungsian pencari suaka itu.

"Kami warga kompleks Daan Mogot Baru menolak tempat penampungan imigran di kompleks kami," begitu isi tulisan spanduk.


Dipindahkan dari Kebon Sirih, Pencari Suaka: Kami Senang:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Terpenjara dalam Asa Pencari Suaka"
[Gambas:Video 20detik]

(aik/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com