Siswa SMA Taruna Meninggal Saat MOS, Mendikbud Larang Perpeloncoan

Farih Maulana Sidiq - detikNews
Senin, 15 Jul 2019 08:19 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy (Rolando/detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy turut berbelasungkawa atas meninggalnya seorang siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang. Mendikbud menyebut tidak boleh ada lagi perpeloncoan di lingkungan sekolah.

"Tidak boleh ada perpeloncoan, justru yang kita hindari itu," kata Muhadjir Effendy di SD Muhammadiyah 5 Jakarta Selatan, Jalan Limau, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (15/7/2019).



Muhadjir menyebut belum mengetahui secara jelas duduk perkaranya. Namun, katanya, dirinya akan menelusuri informasi tersebut.

"Saya belum cek, baru dapat laporan awal. Mungkin saya tugaskan Pak Dirjen untuk menuju ke sana," katanya.

Dia meminta aparat TNI dan kepolisian bersama-sama mengecek kejadian tersebut. Muhadjir menyebut kegiatan tersebut mestinya sudah terukur lantaran melibatkan aparat TNI dan kepolisian juga.



"Supaya lebih fair, lebih transparan, ada baiknya pihak aparat juga ikut cek. Saya dapat laporan bahwa kegiatan itu sudah melibatkan aparat TNI dan kepolisian. Jadi mesti ya kegiatannya sudah sangat terukur berkaitan dengan kegiatan fisik," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, seorang siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang, Delwyn Berli (14), meninggal dunia saat mengikuti rangkaian kegiatan masa orientasi siswa (MOS) di sekolah.

Simak Video "Mendikbud Minta Pejabat Hingga Orang Tua Awasi Anak dari Pengaruh Unjuk Rasa"
[Gambas:Video 20detik]
(dnu/dnu)