detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 18:03 WIB

Ketua DPD II Golkar yang Dipecat Ngadu ke Bamsoet

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Ketua DPD II Golkar yang Dipecat Ngadu ke Bamsoet Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru Ramli Umasugi dan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Cirebon Toto Sunanto bertemu Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Foto: Azizah/detikcom)
Jakarta - Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Buru Ramli Umasugi dan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Cirebon Toto Sunanto hari ini bertemu dengan Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). Kedatangan mereka membicarakan soal pemecatan Ketua DPD II Golkar yang mendukung Bamsoet.

Pertemuan digelar di ruang kerja Ketua DPR RI, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019). Ramli, yang mewakili sembilan rekannya yang lain, mempertanyakan pemecatannya bersama sembilan rekannya dalam rapat pleno yang hanya dihadiri oleh Wakil Ketua DPD I Maluku, karena menurunnya suara partai.


Ketua DPD II Golkar yang Dipecat Ngadu ke BamsoetFoto: Azizah/detikcom

Ia menegaskan Partai Golkar tidak bisa ditangani secara arogan. Ia pun akan melawan arogansi partai.

"Olehnya itu, saya pesan saja pada mereka, kalau mau bertarung yang fair. Jangan dengan cara-cara yang arogan. Karena kita akan lawan terus sampai kapan pun," tegas Ramli.



Menurut Ramli, dirinya belum menerima tembusan surat keputusan hasil rapat pleno pemecatannya. Ia menyatakan dirinya tidak akan mencabut dukungan kepada Bamsoet karena menginginkan perbaikan di Partai Golkar.

"Sikap kami itu di daerah dan rata-rata di semua desa seluruh daerah di Indonesia itu menginginkan supaya ada penyegaran dalam kepemimpinan nasinoal Partai Golkar ini. Yang mana Partai Golkar ini yang tadi saya bilang, partai dengan karakternya," kata Ramli.

"Tetapi kan kita dalam kurun waktu beberapa tahun ini seperti redup konsolidasinya sepi, kemudian manajemen partainya juga kita sendiri tidak pernah di... Selama saya dalam dua tahun ini tidak pernah satu kalipun menerima surat-surat apa dari DPP terkait dengan konsolidasi dan sebagainya. Jadi kita juga melihat ini sebagai sebuah, apa namanya, kelemahan yang mesti ada diperbaikan," imbuhnya.



Sementara itu, mantan Ketua DPD II Cirebon Toto Sunanto mengatakan dirinya dicopot dari jabatan usai mendukung Bamsoet. Ia pun menceritakan adanya kejanggalan soal mengarahkan dukungan kepada Airlangga saat halalbihalal Golkar di Jawa Barat.

"Pada saat undangan halalbihalal di Jawa Barat, disuruh bawa cap, kemudian kami semua yang datang untuk mendukung Airlangga. Mekanisme-mekanisme ini yang saya kira sudah hilang. Kalau cara-cara seperti ini dibuat aja kerajaan. Jadi nanti ada Raja Dedi Mulyadi, nanti ada Raja Airlangga. Nanti di setiap daerah ada. Jadi seenaknya aja mekanisme ini, terserah mereka. Tidak ada," jelas Toto.



Jika di Maluku ada 10 Ketua DPD II yang dicopot dari jabatannya, Toto menyebut baru dirinya yang dicopot di Jawa Barat. Namun, menurutnya, ada beberapa Ketua DPD II lain yang sudah dijadikan sasaran dan diancam untuk dipecat.

"Saya kira percobaanya mungkin kita (Cirebon). Tapi ada beberapa yang sudah dibidik, diancam, jadi minta dicabut," ungkapnya.

Toto mengatakan dirinya tidak akan membawa masalah ini ke Mahkamah Partai karena menurutnya itu hanya akan menghabiskan tenaganya. Ia pun menegaskan tidak akan mencabut dukungan kepada Bamsoet.

"Nggak (akan cabut dukungan). Dari awal saya udah katakan kalau saya orang konsisten. Saya mendukung A, apapun risikonya," tegasnya.

Bamsoet merasa bertanggungjawab atas pemecetan para Ketua DPD II Golkar. Dia pun menegaskan akan mengembalikan posisi mereka jika terpilih menjadi Ketua Umum Golkar nantinya.

"Mereka di Plt karena saya, saya yang paling bertanggung jawab. Makanya saya katakan, kalau kawan-kawan ingin mencabut, silakan. Tapi kalau tetap ingin bersama-sama saya melawan tirani ini, ayo kita bergandengan tangan, lawan tirani ini, kita buat perubahan di Partai Golkar. Kita benahi dengan baik masa depan lebih baik. Dan saya akan pulihkan status mereka, itu hari pertama nanti kita menang. Dan posisi-posisi mereka yang sudah diisi orang lain bisa kita ambil kembali," ucap Bamsoet.



Simak Juga 'Ketum Golkar Tetap Airlangga atau Bamsoet, Ini Kata Pengamat':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Sowan ke BJ Habibie, Bamsoet Minta Restu Jadi Caketum Golkar"
[Gambas:Video 20detik]

(azr/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed