KPK Targetkan Penyidikan Emirsyah Satar Tuntas Awal Agustus

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 12 Jul 2019 00:45 WIB
Emirsyah Satar (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kasus dugaan suap eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang ditangani KPK hingga kini masih tahap penyidikan. Pimpinan KPK menargetkan penyidikan kasus Emirsyah tuntas pada awal Agustus 2019.

"Kita kan beberapa kali gelar perkara, itu akan diusahakan. Paling tidak awal Agustus penyidikannya sudah selesai," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).




Basaria menyebut pihaknya masih melengkapi bukti transaksi Emirsyah. Dia menegaskan kasus Emirsyah harus tuntas sebelum pergantian pimpinan KPK.

"Tugas-tugas pokok kita akan targetkan, (pimpinan KPK) periode 4 di masa akhir kita selesaikan target," jelasnya.

Kasus dugaan suap terkait pengadaan mesin pesawat dari Rolls-Royce dimulai pada 2017. Awalnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menargetkan penyidikan kasus tersebut rampung bulan ini.




Emirsyah ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pengadaan mesin pesawat Rolls-Royce dan pesawat Airbus SAS untuk PT Garuda Indonesia. Emirsyah diduga menerima suap lewat Soetikno Soedarjo, yang merupakan beneficial owner Connaught International Pte Ltd.

KPK menduga suap itu diberikan Soetikno dalam bentuk uang sejumlah 1,2 juta euro dan USD 180 ribu serta barang senilai USD 2 juta yang tersebar di Indonesia dan Singapura. KPK juga mengatakan ada temuan baru terkait aliran dana lintas negara yang diduga terkait dengan tersangka pada perkara ini.

Simak Video "Sidang Eks Dirut Garuda, Penyanyi Iis Sugianto Jadi Saksi"
[Gambas:Video 20detik]
(zap/zak)