detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 12:59 WIB

KPK Panggil Ulang Bupati Meranti soal Kasus Bowo Sidik

Zunita Putri - detikNews
KPK Panggil Ulang Bupati Meranti soal Kasus Bowo Sidik Gedung KPK (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil ulang Bupati Kepulauan Meranti Irwan terkait kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Irwan dipanggil untuk menjadi saksi Bowo dan tersangka lainnya, Indung.

"Penjadwalan ulang dari panggilan sebelumnya terkait pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Bowo Sidik Pangarso dan Indung," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).



Sebelumnya, KPK juga sudah memanggil Irwan pada Selasa (9/7) lalu. Namun saat itu Irwan absen dan dilakukan pemanggilan ulang hari ini.

Sementara itu, KPK hari ini juga memeriksa Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti sebagai saksi untuk tersangka Indung. Asty juga merupakan tersangka dalam kasus ini.



Bowo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Bowo pun diduga menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Suap itu diduga agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

Tak hanya itu, KPK juga menduga Bowo menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. KPK juga telah menyebut empat sumber yang diduga menjadi asal-usul duit gratifikasi Bowo, yakni terkait gula rafinasi, BUMN, penganggaran pembangunan pasar di Minahasa Selatan, dan terkait DAK Kepulauan Meranti.


Diperiksa KPK, Sekjen DPR Ditanya Status Bowo Sidik di Parlemen:



Simak Video "Bowo Sidik Dituntut 7 Tahun Penjara Plus Ganti Rugi Rp 52 Juta"
[Gambas:Video 20detik]

(zap/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com