Tim Kuasa Hukum Baiq Nuril Yakin Jokowi akan Beri Amnesti

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 11 Jul 2019 11:29 WIB
Tim kuasa hukum Baiq Nuril melakukan audiensi di KSP untuk kepentingan amnesti. (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Kuasa hukum Baiq Nuril Maknun, Erasmus Napitupulu, meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan amnesti kepada Baiq Nuri. Mengingat, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya telah mengatakan akan mengusulkan amnesti untuk Baiq Nuril.

"Dengan diterimanya dari menteri positif, tapi kita harus dengar dari Pak Presiden. Untuk itu, kenapa kami datang ke KSP di sini supaya kemudian bisa langsung disampaikan pada Pak Presiden nantinya," ujar Erasmus di gedung KSP, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).



Erasmus berharap segera mendengar kabar baik terkait amnesti tersebut langsung dari Jokowi. Dia juga berharap Jokowi dapat memberikan kesempatan kepada Baiq Nuril untuk bercerita secara langsung mengenai perkaranya.

"(Undangan bertemu) itu kami belum tahu. Kami masih menunggu dari Pak Presiden undangannya, kalau kami berharap Pak Presiden bisa mendengar langsung ya apa namanya cerita dari Ibu Nuril, tapi sejauh ini kami belum menerima undangan, tapi kami berharap bisa diundang. Begitu," ucapnya.

Erasmus mengungkapkan sejauh ini proses permohonan amnesti yang terus disuarakan kliennya dan banyak pihak berjalan dengan baik. Khususnya dari pihak DPR yang nantinya akan dimintai pertimbangan oleh presiden.

"Kami berharap seperti itu, tapi kami kemarin sudah bertemu dengan DPR, Ketua DPR, lalu beberapa anggota DPR, ada dari beberapa partai sudah mengatakan dukungannya dan sudah mengatakan akan secepat mungkin, gitu ya rekomendasi pada pemerintah," kata Erasmus.



Baiq Nuril diadili karena melakukan perekaman tanpa izin serta menyebarkan rekaman itu. Dalam pembelaannya, Baiq Nuril beralasan melakukan perekaman telepon itu karena merasa dilecehkan. Perekaman percakapan telepon yang dilakukan Baiq Nuril terhadap atasannya yang juga kepala sekolah berinisial HM karena, menurut Baiq Nuril, ucapannya berisi omongan cabul.

Sempat dibebaskan di tingkat pengadilan pertama, Baiq Nuril justru dipenjara pada tingkat kasasi di MA. Baiq Nuril divonis hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan dan putusannya sudah dikuatkan di tingkat PK. Putusan itu mengagetkan publik karena menilai Baiq Nuril sebagai korban pelecehan seksual yang membela diri.


Simak Video "Rieke Dititip Pesan Putri Sulung Baiq Nuril"

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Tangis Baiq Nuril Setelah DPR Setuju Pemberian Amnesti"
[Gambas:Video 20detik]
(eva/mae)